Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Mario Dandy di-DO dari Prasetiya Mulya, Tak Lulus dari SMA Taruna Nusantara
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Universitas Prasetiya Mulya mengeluarkan Mario Dandy Satriyo dari kampus menyusul peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh anak pejabat pajak itu. Mario yang merupakan anak dari pejabat pajak, Rafael Alun Trisambodo, menjadi tersangka kasus penganiayaan terhadap anak pengurus GP Ansor, David.
Dilansir dari akun Instagram Prasetiya Mulya, Rektor Prasetiya Mulya Djisman Simanjuntak mengatakan rapat pimpinan Universitas Prasetiya Mulya memutuskan untuk mengeluarkan tersangka Mario Dandy Satriyo dari kampus. "Terhitung sejak 23 Februari 2023," ujar Djisman Simanjuntak dalam siaran persnya pada Jumat, 24 Februari 2023.
Djisman mengatakan mengecam keras tindak kekerasan yang dilakukan oleh Mario. Penganiayaan yang dilakukan Mario, kata Djisman, bertentangan dengan kemanusiaan melanggar kode etik dan peraturan yang tercantum dalam buku pedoman mahasiswa Universitas Prasetya Mulya.
Djisman juga menyampaikan keprihatinannya terhadap David yang menjadi korban penganiayaan Mario. "Seluruh sivitas akademika Universitas Prasetiya Mulya turut prihatin atas keadaan yang dialami korban dan terus berdoa bagi kesembuhannya," ujarnya.
Mario diketahui juga pernah sekolah di SMA Taruna Nusantara, Magelang. Namun, dia tak lulus. Kepala Humas SMA Taruna Nusantara Cecep Iskandar mengatakan Mario pernah bersekolah di SMA Taruna Nusantara sampai dengan kelas XI.
"Kami luruskan, tersangka MDS (Mario Dandy Satrio) bukan lulusan SMA Taruna, Magelang. Yang bersangkutan pernah bersekolah di sekolah kami sampai dengan kelas XI," ujar Cecep dari rilis pada Kamis, 23 Februari 2023.
Menurut Cecep, Mario pindah dari SMA Taruna Nusantara sesuai surat keterangan pindah sekolah Nomor Sket/566/VII/2021 tanggal 5 Juli 2021. Namun, belum ada penjelasan detail mengapa Mario pindah dari sekolah tersebut.
Aksi penganiayaan yang dilakukan oleh Mario kepada David terjadi di sebuah perumahan di Pesanggarahan, Jakarta Selatan pada Senin, 20 Februari 2023. Peristiwa bermula saat perempuan berinisial AG, yang diduga mantan pacar korban mengadu kepada Mario. Mario bersama kawan-kawannya mendatangi David dan melakukan penganiyaan hingga david tak sadarkan diri dan masuk ruang perawatan intensif ICU.
Belakangan, diketahui Mario merupakan anak dari pejabat di Ditjen Pajak Kementerian Keuangan, Rafael Alun Trisambodo. Harta kekayaan Rafael mencapai hingga Rp56 miliar. Setelah kasusnya viral, gaya hidup mewah Mario Dandy Satrio menjadi perhatian publik. Dia kerap menampilkan gaya hidup mewah dengan menunggangi Harley Davidson dan memakai Jeep Rubicon yang nyatanya tak membayar pajak kendaraan.(sumber: tempo.co)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3797 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1741 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang