Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 9 Agustus 2026
Putin Minta Keamanan Diperketat Usai Wilayah Rusia Diserang
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden Vladimir Putin meminta Dewan Keamanan Rusia untuk memperketat langkah-langkah anti-teror menyusul serangan yang terjadi di perbatasan negara itu.
Menurut Putin, mereka perlu membahas "tindakan anti-terorisme" tambahan untuk mengamankan fasilitas yang dikontrol badan penegak hukum, demikian dikutip Reuters, Jumat (3/3).
Pada Kamis, Putin mengatakan Rusia telah menghadapi "serangan teroris" di perbatasan Ukraina, Bryansk selatan.
Ia lantas berjanji bakal menghabisi kelompok yang menembaki warga sipil.
Sebelumnya, pasukan Ukraina dilaporkan menembak artileri di Bryansk dan Kursk. Imbas serangan ini, beberapa bangunan dan tempat tinggal rusak.
Beberapa orang juga dilaporkan tewas dan mengalami luka-luka. Gubernur Kursk Roman Starovit mengatakan pasukan Ukraina meluncurkan tembakan di desa Tekino sekitar pukul 11.17 waktu setempat.
Di saat yang sama, Gubernur Bryansk Aleksandr Bogomaz menyatakan Desa Sushany dan Lyubechane diserang menggunakan mortir dan pesawat tak berawak.
"Kelompok itu membakar mobil. Imbas serangan itu, satu warga sipil tewas, dan anak usia 10 tahun terluka," kata Bogomaz, seperti dikutip RT.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4401 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 1795 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1496 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 982 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 915 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun