Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 7 Agustus 2026
Viral Oknum Mengaku PLN Bali Pasang Boks Pengaman kWh Meter di Ruko Dalung
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Viral di media sosial oknum mengatasnamakan PLN Bali memasang boks atau kotak pengaman kWh meter listrik dengan tarif Rp190.000.
Unggahan ini terlihat di akun Instagram @punapibali pada Minggu (12/3/2023), dimana dalam keterangannya menuliskan:
"Selamat siang, mau minta tolong dibantu share nggih kejadian barusan di tempat kami, daerah dalung permai, penipuan mengatasnamakan PLN, memasang box pengaman kwh dengan biaya 190 rb,"
Warga tersebut juga mengirimkan foto bukti kuitansi pembayaran, wajah pelaku, serta kendaraan yang digunakan. Dituliskan bahwa pelaku diduga telah sering beraksi.
"Karena terlihat mengawasi keadaan dahulu sebelum melancarkan aksinya, terlihat dari rekaman cctv, terima kasih," lanjut pesan tersebut.
Menanggapi hal ini, Manager Komunikasi PLN Unit Induk (UID) Bali, I Made Arya mengatakan terkait hal tersebut diinformasikan bahwa PLN tidak pernah mengeluarkan produk tutup kWh meter. Pihaknya tidak pernah bekerjasama dengan pihak manapun. PLN juga tidak pernah mewajibkan pelanggan untuk menggunakan tutup kWh dimaksud.
"Mohon tetap waspada dan hati-hati ada oknum yang mengatasnamakan PLN untuk mencari keuntungan," tutupnya saat dikonfirmasi, Rabu (15/3/2023) malam.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4247 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1447 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 944 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 877 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 768 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun