Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 7 Agustus 2026
Ada Bukti Foto Cinta Segitiga di Balik Suntik Mati Kades Curug Goong
beritabali.com/cnnindonesia.com/Ada Bukti Foto Cinta Segitiga di Balik Suntik Mati Kades Curug Goong
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Polresta Serang Kota menemukan sejumlah bukti dugaan perselingkuhan antara bidan NN, istri dari mantri SH, dengan Salamunasir, kepala desa (kades) Curug Goong, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Banten.
Kades Curug Goong itu meninggal dunia usai diduga disuntik dengan cairan mematikan oleh mantri SH.
"Tersangka menemukan handphone yang di dalam handphone-nya ditemukan foto berduaan antara istri tersangka dengan korban," ujar Wakapolresta Serkot, AKBP Hujra Soumena, melalui keterangan resminya, Rabu (15/03).
Mantan Kapolres Tulang Bawang, Lampung itu menerangkan bahwa, berdasarkan keterangan dan bukti awal, perselingkuhan itu sudah terjadi sekitar delapan bulan.
Mantri SH sudah berulang kali mengingatkan korban sekaligus Kades Curug Goong, Salamunasir, serta istrinya, NN, untuk menghentikan perselingkuhan tersebut.
"Kami temukan dalam penyidikan hubungan antara istri tersangka dengan korban berlangsung kurang lebih sekitar delapan bulan, dalam perjalanan kurun waktu tersebut, tersangka pernah mengingatkan tentang hubungan terlarang kepada istri korban dan kepada istri tersangka," terangnya.
Baca juga:
Pria Tewas Dibantai oleh Tetangganya Sendiri
Perselingkuhan itu sempat diselesaikan melalui jalur musyawarah, namun tidak digubris oleh korban Salamunasir. Hingga puncaknya, mantri SH menyuntik mati Kades Curug Goong.
"Permasalahan tersebut telah diselesaikan secara musyawarah, ternyata kejadian kedekatan istri tersangka dengan korban masih berlanjut sampai kejadian penyuntikan itu terjadi," ucapnya.
Berdasarkan keterangan tersangka SH yang disampaikan ke penyidik, mantri telah menyiapkan suntikan berisikan dua cairan. Saat ini Polresta Serkot masih menunggu hasil uji laboratorium forensik (labfor) dan keterangan resmi BPOM mengenai kandungan obat tersebut.
"Jarum suntik yang di dalamnya sudah diisi dengan dua zat cairan masing-masing lima cc, yang masuk ke dalam suntikan terdapat 10 cc," tuturnya.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4241 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1446 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 944 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 876 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 767 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun