Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 7 Agustus 2026
Jet Tempur NATO Cegat Pesawat Rusia, Eropa Memanas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Jet tempur Inggris dan Jerman mencegat pesawat Rusia yang tidak responsif yang terbang dekat wilayah udara NATO pada Selasa (14/3/2023), hari yang sama ketika Amerika Serikat menuduh jet tempur Rusia sengaja menjatuhkan drone milik mereka di Laut Hitam.
BBC melaporkan bahwa dua pesawat tempur Typhoon-satu dari British 140 Expeditionary Air Wing dan satu lagi dari German 71 Tactical Air Wing Richthofen-berebut untuk mencegat pesawat pengisian bahan bakar Il-78 Midas Rusia yang terbang antara St. eksklaf Kaliningrad.
Pesawat Rusia secara rutin terbang di sepanjang tepi wilayah udara NATO, seperti halnya pesawat NATO di sekitar perbatasan Rusia. Penerbangan tersebut dicurigai melakukan pengintaian, pengujian waktu reaksi, atau sebagai bagian dari transit rutin antar pangkalan.
Pesawat pengisian bahan bakar Rusia gagal berkomunikasi dengan kontrol lalu lintas udara di Estonia. Adapun, pencegatan tersebut adalah pertama kalinya angkatan udara Inggris dan Jerman bertindak bersama sebagai bagian dari misi kepolisian udara NATO mereka di wilayah tersebut.
"Menyusul suksesnya identifikasi visual dan pengawalan, sepasang Typhoon ditugaskan kembali untuk mencegat pesawat AN148, juga melewati wilayah udara Estonia," kata Kementerian Pertahanan Inggris dalam sebuah pernyataan.
Tidak ada yang menunjukkan bahwa intersepsi di dekat wilayah udara Estonia terkait dengan insiden di atas Laut Hitam, di mana pesawat tak berawak MQ-9 Reaper Angkatan Udara AS dihancurkan setelah tabrakan yang dilaporkan dengan mencegat jet tempur Su-27 Rusia.
Sekutu NATO bergiliran memimpin tugas empat bulan misi kepolisian Baltik dari pangkalan udara di Lituania dan Estonia. Aliansi tersebut telah melakukan tugas pengawasan udara regional sejak Latvia, Lituania, dan Estonia bergabung dengan blok tersebut pada 2004, dengan misi kedua didirikan setelah perebutan Krimea oleh Rusia pada tahun 2014.
"Sebagian besar aktivitas penerbangan Angkatan Udara Federasi Rusia disebabkan oleh situasi geografis kantong Kaliningrad Rusia; pesawat Angkatan Udara Federasi Rusia secara teratur terbang dari daratan Rusia ke Kaliningrad dan sebaliknya," kata sebuah pernyataan di Angkatan Udara Sekutu NATO Situs perintah.
"Mereka sering mendekati atau terbang di dekat wilayah udara NATO tanpa menggunakan transponder, berkomunikasi dengan Air Traffic Control atau mengajukan rencana penerbangan."
Mark Voyger, mantan penasihat khusus untuk urusan Rusia dan Eurasia untuk komandan Angkatan Darat AS Eropa mengatakan kepada Newsweek bahwa aktivitas "penyelidikan" Rusia biasa dilakukan di sekitar wilayah udara Eropa utara NATO, termasuk di dekat Estonia yang menurutnya dianggap Moskow "secara absolut memusuhi kepentingannya sendiri."
Voyger yang sekarang menjadi rekan senior non-residen di Pusat Analisis Eropa dan profesor di American University of Kyiv, mengatakan Moskow mungkin ingin "memperluas ruang operasional" dengan menghadapi pendukung asing Ukraina di wilayah lain, termasuk wilayah Baltik, Laut Hitam, dan Moldova.
"Di manapun mereka gagal di medan perang, dalam arti taktis, mereka mencoba memberi kompensasi sebanyak mungkin di tempat lain," jelas Voyger.(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4229 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1444 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 943 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 876 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 765 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun