Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 21 September 2026
Garap Terminal LNG di Sidakarya Bali, Dua Anak Usaha PLN Bersinergi
BERITABALI.COM, NASIONAL.
PLN Pusat Manajemen Proyek (Pusmanpro) berkolaborasi dengan PLN Gas & Geothermal dalam pengawasan pembangunan proyek Terminal LNG (Liquified Natural Gas) Sidakarya-Bali.
Sinergi dua anak usaha PLN ini sebagai implementasi Perjanjian Kerja Sama antara Pemerintah Provinsi Bali dengan PT PLN (Persero) pada tahun 2019.
Penandatanganan MoU kerja sama antara PLN Pusmanpro dan PLN Gas & Geothermal dilakukan pada hari Senin 13 Maret 2023 di Kantor PLN Pusmanpro yang disaksikan langsung oleh Direktur Manajemen Proyek dan EBT Wiluyo Kusdwiharto.
General Manager PLN Pusmanpro Aji Sutrisno menyampaikan, Nota Kesepahaman ini dibuat dengan tujuan membangun hubungan kolaborasi khususnya dalam pelaksanaan manajemen proyek.
“Diharapkan kerja sama ini tidak memiliki batasan pada kegiatan Supervisi Konstruksi dan Jaminan Kualitas Barang (QA/QC) saja, juga pada pembangunan infrastruktur gas di lingkungan PLN Group,” kata Aji dalam keterangan tertulis, Sabtu (18/3/2023).
Sementara itu Direktur Utama PLN Gas & Geothermal, Mohamad Riza Affiandi mengatakan bahwa PLN Gas & Geothermal ditugaskan untuk berekspansi market di luar PLN di mana salah satunya terwujud dalam Proyek Pembangunan Terminal LNG Sidakarya - Bali.
“Sinergi dengan PLN Pusmanpro dalam penyelesaian pembangunan terminal LNG Sidakarya - Bali ini akan mengangkat portofolio PLN Gas & Geothermal,” terang Riza.
Kerja sama proyek pembangunan terminal LNG ini merupakan komitmen PLN Group dalam mendukung penggunaan energi bersih yang juga sejalan dengan Peraturan Gubernur Bali No. 45 Tahun 2019 tentang Bali Energi Bersih.
Sebelumnya, untuk merealisasikan kerja sama ini telah dilaksanakan relokasi Pembangkit Bali PLTGU 200 MW dari Grati ke Pesanggaran yang merupakan Pusat Beban Subsistem Bali.
Saat ini pembangunan Terminal LNG Sidakarya-Bali masuk pada fase bridging dan ditargetkan COD pada Agustus 2023. Infrastruktur yang dibangun terdiri dari fasilitas mooring system, dredging, serta gas pipeline and metering.
PLN Pusmanpro telah dibentuk sejak 2003 dan terlibat dalam penugasan sebanyak 129 proyek QA/QC, 219 project control, dan 254 manajemen konstruksi. Pusmanpro sebagai Project Management Consultant milik PLN dalam beberapa tahun terakhir memperluas jangkauan penugasan melalui kerja sama dengan Sub Holding.
Dengan sumber daya 1.052 supervisor teknik yang tersebar di seluruh Indonesia, PLN Pusmanpro menjadi solusi pengelolaan proyek, baik Gardu Induk, Transmisi, Pembangkit, Gedung/Shelter, dan infrastruktur lain. (sumber: liputan6.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8194 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5687 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3552 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2403 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan