Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 21 September 2026
BMKG Beberkan Penyebab Fenomena Bulan Sabit Bintang Heboh di Medsos
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Fenomena tak biasa terjadi di langit pada Jumat (24/3) kemarin pada sejumlah daerah. Terlihat penampakan bulan sabit berdempetan dengan bintang. Warganet pun ramai mengabadikan momen langka tersebut dan membagikannya ke media sosial.
Kemunculan bulan sabit bintang ini menjelang waktu berbuka puasa. Bulan sabit terlihat cukup besar dan bintang di sampingnya juga terang.
BMKG pun menjelaskan penyebab di balik fenomena bulang sabit bintang. Menurut Analis Gempa Bumi BBMKG Wilayah I Medan Hanif Zarkasi, ini terjadi lantaran peristiwa konjungsi antara bumi, matahari, dan planet.
Adapun fenomena konjungsi merupakan fenomena yang terjadi saat bumi, matahari, dan planet berada dalam satu garis lurus, sejajar, atau terlihat berdekatan saat diamati di permukaan Bumi.
Hanif menyebutkan fenomena ini dapat terjadi beberapa kali dalam setahun. Hal ini tak menyebabkan efek bahaya.
Baca juga:
Fenomena Planet Sejajar, Ini Cara Melihatnya
"Fenomena berupa konjungsi benda langit ini bisa terjadi beberapa kali dalam setahun dan tidak berefek apapun terhadap Bumi, seperti potensi bahaya tsunami atau gempa bumi. Selain itu, juga tidak akan menyebabkan fenomena astronomis lainnya," pungkasnya (sumber:cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8143 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5673 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3549 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2399 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan