Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Atlet Israel Nanti Juga akan Tampil di World Beach Games di Bali, Agustus 2023
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Ramai polemik penolakan Timnas Israel nampaknya tidak hanya berhenti pada pada ajang Piala Dunia U-20. Atlet Israel ternyata juga tampil pada World Beach Games 2023 yang digelar di Bali pada 5-12 Agustus mendatang.
Hal ini terungkap setelah Israel meloloskan setidaknya atlet putri mereka untuk berlaga di World Beach Games 2023. Mengutip situs resmi Association of National Olympic Committee (ANOC), Senin (27/3/2023) pagi, disebutkan Israel menjadi salah satu negara yang atlet putrinya lolos kualifikasi pada cabang renang terbuka 5 km yang babak kualifikasinya telah berlangsung di Budapest, Hungaria, pada pertengahan 2022 lalu.
Baca juga:
Sebelum Tolak Israel, Gubernur Bali Teken Kesepakatan Syarat Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20
World Beach Games merupakan pesta olahraga air terbesar di dunia. Pada penyelenggaraan di Bali nanti, bakal diikuti sedikitnya 1.580 atlet dari seluruh dunia. Sebelum di Bali, World Beach Games digelar di Qatar pada 2019.
Terdapat 14 nomor cabang olahraga yang dipertandingkan, yakni air badminton (luar ruang), aquathlon, bola basket (3 lawan 3), sepakbola pantai, sprint dayung, bola tangan pantai, tenis pantai, polo air pantai, bola voli pantai (4 lawan 4), gulat pantai, karate, renang terbuka 5 km, selancar, dan selancar sayap (wing foiling/wing surfing).
Terkait penyelenggaraan World Beach Games 2023 di Bali pada Agustus mendatang, Gubernur Bali I Wayan Koster telah menyatakan menolak kehadiran tim sepakbola Israel untuk tampil di Bali pada ajang Piala Dunia U-20 yang tahun ini Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah. Stadion I Wayan Dipta di Gianyar, Bali, sebelumnya telah ditetapkan menjadi salah satu tempat penyelenggaraan pertandingan Piala Dunia U-20.
Penolakan Gubernur Bali dan sejumlah kalangan di Tanah Air terhadap tampilnya Tim Israel, dikaitkan dengan sikap politik Indonesia yang sejak lama menentang pendudukan Israel atas Palestina.
Namun, penolakan tersebut telah membuat posisi Indonesia di ujung tanduk. Status tuan rumah Piala Dunia U-20 ada potensi dicabut lantaran penolakan tersebut. Kalangan pemerhati olahraga mengingatkan, Indonesia berpotensi terkena dampak meluas secara internasional dari federasi olahraga dunia lainnya, bahkan kemungkinan juga dari Komite Olimpiade Internasional (IOC).
Sejauh ini FIFA telah membatalkan jadwal pengundian Piala Dunia U-20 yang sedianya dilangsungkan di Bali, akhir Maret ini. (sumber: Investor.id)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4096 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1405 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 938 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 865 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 750 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun