Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 21 September 2026
Musim Kemarau, 37 Desa di Karangasem Berpotensi Kesulitan Air Bersih
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Kabupaten Karangasem diperkirakan akan memasuki musim kemarau panjang sesuai dengan ramalan dari BMKG pada bulan April 2023.
Merujuk kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem telah melakukan pemetaan terhadap wilayah-wilayah di Karangasem yang berpotensi akan mengalami kesulitan air bersih selama berlangsungnya musim kemarau ini.
Dari pemetaan wilayah tersebut, diperkirakan ada 37 Desa di Karangasem yang berpotensi akan mengalami kesulitan air bersih khususnya wilayah yang berada pada dataran tinggi dan tandus secara geografisnya seperti beberapa Desa di wilayah Kecamatan Kubu, Abang, Rendah, Karangasem, Bebandem, Manggis dan Selat.
"Data tersebut adalah data wilayah yang berpotensi terdampak musim kemarau. Musim kemarau diperkirakan masuk bulan April. Sesuai ramalan BMKG tahun ini akan terjadi musim kemarau panjang," kata Kalaksa BPBD Kabupaten Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, Selasa (28/3/2023).
Seperti yang diketahui, di beberapa wilayah yang belum terjangkau pasokan air bersih dari PDAM selama ini warga masyarakat masih banyak yang bergantung dari tadahan air hujan yang ditampung ke dalam bak - bak atau cubang.
Baca juga:
Bali Mulai Masuki Musim Kemarau, Masih Berpotensi Hujan
Untuk mengantisipasi dampak kekeringan, menurut Arimbawa, BPBD selaku koordinator penanggulangan bencana sudah merapatkan OPD/Instansi terkait, relawan seperti Dinas Sosial, PUPR, PDAM terkait upaya kesiapan kesediaan anggaran untuk distribusi air bersih saat dibutuhkan oleh masyarakat yang terdampak.
"Tentu kami akan melakukan pemetaan kembali terhadap desa - desa yang masih mengalami kekurangan air bersih karena beberapa desa dan dusun sudah mendapat program Pansimas melalui dinas PUPR Karangasem dari Kementeriaan PU Pusat. Kami juga akan berkoordinasi dengan dunia usaha untuk mohon bantuan air bersih melalui CSR-nya," terang Arimbawa.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8105 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5667 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3544 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2395 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan