Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Isu Penolakan Israel, Begini Kepastian Penyelenggara World Beach Games 2023 di Bali
bbn/cnnindonesia.com/Isu Penolakan Israel, Begini Kepastian Penyelenggara World Beach Games 2023 di Bali.
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kepastian event olahraga World Beach Games 2023 masih tetap berlangsung di Bali dijawab oleh Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari.
Hal ini menanggapi situasi yang sedang berkembang terkait penolakan Timnas Israel dimana Piala Dunia U-20 2023 terancam batal digelar di Indonesia karena ditolak Gubernur Bali I Wayan Koster.
Koster menolak wilayahnya menjadi lokasi pertandingan jika ada Israel. Pernyataan Koster ini membuat FIFA membatalkan undian atau drawing Piala Dunia U-20 2023 yang akan berlangsung 31 Maret.
Penolakan Gubernur Bali terkait Piala Dunia U-20 2023 ini dikhawatirkan berdampak pada pelaksanaan ANOC World Beach Games 2023 yang akan berlangsung di Bali pada 5-12 Agustus 2023.
"Sampai hari ini belum ada pembatalan. Dalam jiwa sportivitas olahraga itu kita akan main sampai akhir. Kita akan bertanding sampai ada hasilnya, bukan kalah sebelumnya bertanding," kata Raja Sapta.
"Semua persiapan kita lakukan, sejalan dengan semua pihak. Sampai hari ini, barusan sebelum jumpa pers saya masih memimpin rapat persiapan ANOC World Beach Games. Sejauh ini belum ada kendala," ucapnya.
Lelaki yang biasa disapa Okto ini akan terus meyakinkan bangsa-bangsa lain bahwa World Beach Games 2023 di Indonesia ini tidak akan mengalami kendala, seperti Piala Dunia U-20 2023.
Pada saat yang sama KOI terus menjalin komunikasi dengan Pemprov Bali, Menpora, dan Presiden RI Joko Widodo. Raja Sapta yakin akan ada solusi dari setiap masalah yang muncul.
"Saya kemarin sore baru balik umroh. Saya langsung komunikasi dengan pak Erick Thohir dan sorenya komunikasi dengan pak Wayan Koster. Saya melihat komunikasinya baik," kata Raja Sapta.
"Saya jelaskan ke pak Koster bahwa kami di KOI bukan kali ini saja mengadakan kegiatan seperti ini. Kami jelaskan setiap cabang olahraga punya aturan mainnya sendiri-sendiri," ujarnya. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3353 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 1046 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 796 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan