Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 12 Juni 2026
Bule Rusia Ikuti Prosesi Pembersihan Gunung Agung, Minta Maaf Secara Niskala
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Prosesi upacara pebersihan secara niskala atas perbuatan tak senonoh oknum bule Rusia di Puncak Gunung Agung telah dilangsungkan pada Minggu (2/4/2023).
Upacara pebersihan tersebut berlangsung di sisi utara Pura Pengubengan, Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem sekitar pukul 10.00 WITA yang dipuput oleh Pemangku Pura Pengubengan, Jero Mangku Nyoman Artawan.
"Upacara pameratista (pembersihan) sudah berlangsung lancar, upacaranya berlangsung sekitar jam 10 pagi saya sendiri yang muput, upacaranya dilaksanakan di baler Pura Pengubengan," ujarnya.
Menariknya, dalam upacara tersebut, dikatakan juga dihadiri langsung oleh pihak Imigrasi beserta oknum bule Rusia pelaku aksi tak senonoh menurunkan celana di Puncak Gunung Agung yang photonya sempat viral beberapa waktu lalu di media sosial.
"Ya hadir juga dari pihak Imigrasi Ngurah Rai dan Singaraja bersama yangbersangkutan (pelaku oknun bule). Mereka mengikuti prosesi hingga selesai, meraka juga ikut sembahyang di Pura Pengubengan sekaligus mohon maaf secara niskala dengan melakukan panca sembah dan meminta maaf kepada umat hindu yang ada di Bali dan Nusantara," terang Jero Mangku Nyoman Astawa.
Ia berharap, kejadian ini bisa dijadikan sebagai pembelajaran sehingga kedepan kejadian yang sama tidak terulang kembali. Di satu sisi ia juga berharap agar wisatawan yang baru datang ke Bali bisa diberikan informasi baik melalui imigrasi atau terminal kedatangan serta penyedia jasa perjalanan maupun akomodasi hotel.
Pihak-pihak tersebut agar memberitahukan kepada wisatawan apabila datang ketempat suci agar selalu mengikuti ketentuan yang ada dan jika mendaki Gunung Agung agar didampingi oleh pemandu.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli