Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 April 2026
Jelang Lebaran, Permintaan Daging Sapi di Banyuwangi Melonjak, Sapi Bali Didatangkan
bbn/liputan6.com/Jelang Lebaran, Permintaan Daging Sapi di Banyuwangi Melonjak, Sapi Bali Didatangkan.
BERITABALI.COM, BANYUWANGI.
Mendekati lebaran 2023 permintaan daging sapi di Banyuwangi naik dua kali lipat mencapai 8 ton per hari. Di hari biasa permintaan hanya sekitar 4 ton per hari.
"Kebutuhan daging sapi kita sangat tinggi. Hampir 200 persen kenaikannya jelang lebaran," ujar Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dispertan Banyuwangi, Nanang Sugiharto, Selasa (18/4/2023).
Beberapa pedagang bahkan sengaja mendatangkan sapi Bali untuk memenuhi stok daging di Banyuwangi. Namun sebagian besar memilih sapi lokal karena harga cenderung lebih murah.
Menurutnya, peningkatan permintaan daging di Banyuwangi sudah berlangsung sepekan terakhir. Meski pasokan daging tinggi, Dinas Pertanian dan Pangan memastikan stok dalam keadaan aman.
"Sehari saja RPH di Banyuwangi misa melakukan pemotongan 70-80 ekor dari hari biasanya hanya 36 ekor. Jadi kita masih mampu," tegas Nanang.
Saat ini harga daging sapi tengah naik dari Rp 120 ribu naik jadi Rp140 ribu per kilogram.
Sementara untuk daging ayam, dari Rp30 ribu, kini tembus Rp33 ribu. Sedangkan ayam kampung ikut naik dari harga awal Rp 85 ribu kini mencapai Rp 90 ribu.
Selain memantau penjualan dan harga sidak dilakukan untuk mengantisipasi kecurangan penjualan daging sapi dan ayam menjelang lebaran 2023 ini.
Sidak jelang Lebaran dilakukan di seluruh pasar daging dan pasar tradisional secara serempak. Salah satunya di Pasar Blambangan. Pasar ini dikenal menjadi salah satu sentra penjualan daging sapi dan ayam. Target operasi adalah daging yang ditawarkan ke konsumen.
"Hasilnya tidak ditemukan daging yang mencurigakan. Seperti penggunaan formalin. Kita antisipasi itu. Namun hasil pemeriksaan aman dan layak konsumsi," ungkapnya.
Seorang pedagang daging sapi, Agus Santoso (43) mengaku, permintaan daging memang cenderung meningkat jelang lebaran. Sehingga dirinya harus meningkatkan jumlah stok daging di lapaknya. Dari semula satu ekor sapi per hari, mendekati lebaran bertambah jadi 2 ekor.
"Alhamdulilah selalu habis. Karena memang permintaan meroket di masyarakat," ujarnya. (sumber: liputan6.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3746 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1681 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang