Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Upacara Ngusaba di Nongan, Masyarakat Diimbau Hindari Jalan Raya Besakih
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Mengingat serangkaian upacara Ngusaba Dalem Kupa dan Dalem Nongan, Desa Adat Nongan, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem pada Hari Senin - Selasa (24-25 April 2023), masyarakat pengguna kendaraan diimbau mencari jalan alternatif yang akan melewati Jalan Raya Besakih.
"Kami mengimbau bagi pengguna kendaraan yang hendak melewati sepanjang Jalan Raya Besakih, tepatnya sepanjang Desa Nongan, Kecamatan Rendang untuk mencari jalan alternatif. Sebab sudah dipastikan akan terjadi kemacetan di sepanjang jalan tersebut. Sebab warga akan melakukan persembahyangan bersama dalam waktu bersamaan di dalam upacara Ngusaba Dalem Kupa dan Dalem Nongan," kata Bendesa Adat Nongan I Komang Yadnya didampingi Kertha Desa Gusti Ngurah Indra Kecapa di Nongan, Bali, Sabtu.
Komang Yadnya mengharapkan kepada warga pengguna kendaraan atau pun warga yang akan melewati sepanjang Jalan Raya Besakih tersebut. Sebab pada puncak Ngusaba Desa Nongan warga adat yang mencapai ribuan orang akan melakukan ritual sembhyang bersama dari titik central, pasar Desa Adat Nongan sampai ke areal pura Dalem Nongan dan Pura Dalem Kupa.
"Upacara ritual Ngusaba Dalem telah menjadi tradisi yang dinanti setiap tahun secara turun menurun oleh Krama Desa Adat Nongan yang jatuh pada pinanggal ping tiga sasih jyesta," kata Komang Yadnya.
Indra Kecapa, selaku Kertha Desa Nongan, dan sekaligus humas panitia menjelaskan ritual aci Ngusaba dan Ida Bhatara memasar bertujuan sebagai ungkapan rasa puji syukur atas Waranugraha Ida Sang Hyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa) yang telah dilimpahkan-Nya.
Yang menjadi daya tarik, menurut Indra Kecapa bahwa saat aci Ngusaba Dalem Kupa dan Dalem Nongan juga dipentaskan tari sakral oleh anak-anak binaan sanggar Pasraman Nongan sebagai "maskot" tarian Rejang Pala dan Baris Kumbang yang sudah berusia ratusan tahun, tarian ini direvitalisasi tahun 2017 atas kerja sama dengan tim ISI Denpasar.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2605 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2260 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan