Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 7 Mei 2026
Sampah Organik Bekas Sembahyang IBTK Pura Agung Besakih Diolah Jadi Pupuk
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Sampah organik yang dihasilkan selama berlangsungnya Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) di Pura Agung Besakih, Karangasem, Bali diolah menjadi pupuk.
Pengolahan sampah organik tersebut dilakukan oleh Unit Pengelolaan Sampah (UPS) Basuki Lestari Besakih bekerja sama dengan Desa Adat, Desa Dinas, dan juga BUMdes Besakih dengan lokoasi pengelolaan berada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Banjar Palak, Desa Besakih, Rendang, Karangasem.
Ketua UPS3R Besakih, I Wayan Suartika kepada awak media, Rabu (25/4/2023) menuturkan, sampah yang diolah menjadi pupuk tersebut adalah jenis sampah organik sisa persembahyangan pemedek di Pura Agung Besakih seperti sisa canang, bunga dan sampian serta perlengkapan lainnya yang terbuat dari bahan organik.
"Sampah bekas pemedek yang masuk ke TPA ini kita pilah dulu untuk memisahkan sampah organik dengan sampah plastik. Setelah itu sampah organik yang kita pilah akan diolah menjadi pupuk organik yang bisa dipakai untuk memupuk bunga dan tanaman lainnya," kata Suartika.
Sementara sampah organik diolah menjadi pupuk, sampah plastik yang telah dipilah, jika kondisinya masih cukup bagus akan dijual kembali sedangkan untuk sampah plastik yang sudah rusak akan dimusnahkan.
Ia berharap, dengan adanya pengolahan sampah tersebut, kedepannya bisa lebih menumbuhkan kesadaran masyarakat maupun pemedek sehingga saat membuang sampah organik tidak dicampur dengan sampah plastik.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 716 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 660 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 485 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 466 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik