Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Bercanda Ngaku Bawa Bom di Bali, Penumpang Pesawat Ditangkap
BERITABALI.COM, BADUNG.
Usai mengaku membawa bom saat berada di dalam pesawat di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, seorang penumpang pesawat ditangkap.
Hal ini dikonfirmasi oleh Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV, Agustinus Budi Hartono. Dia mengatakan peristiwa itu terjadi kejadiannya pada Kamis (15/6) pagi tadi sekitar pukul 07:00 WITA.
"Iya kejadian tadi pagi, saya baru diinformasikan saja, nanti saya cek untuk kelanjutannya," kata dia saat dihubungi Kamis (15/6).
Penumpang tersebut mulanya menuju Medan, Sumatera Utara dari Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali. Saat berada di pesawat, pramugari bertanya ke penumpang itu.
"Dia bercanda dan dia ditanya sama pramugari terus dibilang di tas bawa apa, dia bilang bawa bom," ujarnya.
Dari berbagai informasi yang dihimpun, pria yang bercanda membawa bom itu berinisial RY (23) dan diamankan sekitar pukul 06.20 WITA.
Dia menggunakan pesawat Super Air Jet IU 787 rute Denpasar - Bandung - Medan dan mengatakan di dalam tas atau bagasi yang dibawanya ada bom pada saat sebagian besar penumpang sudah boarding dan berada di dalam pesawat. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3893 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2857 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2043 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1997 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1805 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun