Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Kapal Selam Wisata Bangkai Titanic Hilang, Bawa Lima Penumpang
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sebuah kapal selam ekspedisi pariwisata untuk menjelajahi bangkai kapal Titanic dilaporkan hilang di lepas pantai Kanada Tenggara.
Baca juga:
Cina-AS Sepakat Stabilkan Hubungan
OceanGate Expeditions, perusahaan swasta yang mengoperasikan kapal tersebut mengumumkan pencarian dan penyelamatan awak kapal serta penumpang sedang dilakukan.
Diperkirakan ada lima orang yang berada di dalam kapal tersebut, termasuk Miliarder Inggris, Hamish Harding yang menjadi salah satu penumpangnya.
Penjaga pantai mengatakan mereka kehilangan kontak dengan kapal selam sekitar satu jam 45 menit setelah kapal selam itu mulai menyelam menuju situs bangkai Titanic pada Minggu (18/6) pagi.
"Otoritas Amerika Serikat dan Kanada telah meluncurkan operasi pencarian dan penyelamatan, termasuk pencarian udara dan permukaan," kata Kementerian Pertahanan Kanada.
Sementara, putra tiri Hamish Harding menulis di Facebook bahwa Harding hilang di dalam kapal selam dan meminta doa. Namun tak lama ia kemudian menghapus unggahan tersebut.
Harding sendiri telah mengunggah di Facebook sehari sebelumnya bahwa dia akan berada di dalam kapal selam. Tidak ada unggahan darinya sejak itu.
Ekspedisi tersebut berangkat ke laut pada hari Jumat (16/6) dan penyelaman pertama dijadwalkan pada Minggu pagi.
Ekspedisi yang biayanya $250.000 per orang, dimulai di St. John's, Newfoundland, sebelum berlayar sekitar 400 mil (640 km) ke Samudra Atlantik menuju situs Titanic, seperti dikutip situs web OceanGate.
Untuk mengunjungi situs tersebut, penumpang naik dalam kapal selam yang berkapasitas lima orang dan membutuhkan waktu dua jam untuk menyelam sekitar 12.500 kaki (3.800 m) ke dasar laut Titanic. Perusahaan ekspedisi mengatakan bahwa kapal selam tersebut dilengkapi kapasitas oksigen untuk lima orang selama 96 jam.
Kapal penumpang Inggris yang terkenal tenggelam pada tahun 1912 dalam pelayarannya yang pertama setelah bertabrakan dengan gunung es, menewaskan lebih dari 1.500 orang. Kisah tersebut telah diabadikan dalam buku nonfiksi dan fiksi serta film blockbuster 1997 "Titanic."(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4640 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan