Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Hujan Meteor Bootids Akhir Juni, Cek Jadwal Lengkapnya
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Hujan meteor Bootids akan mewarnai penghujung bulan Juni. Cek jadwalnya berikut. Melansir Inquirer, hujan meteor Bootids memiliki periode aktif dari 22 Juni hingga 2 Juli. Akan tetapi, periode puncaknya terjadi pada Selasa (27/6).
"Yang menyebabkan meteor ini adalah komet 7P/Pons-Winnecke. Tampilan terbaik Bootids Juni sepertinya akan terjadi pada pukul 9.00 malam (waktu Filipina, red)" tulis Badan Atomsfer, Geofisika, dan Astronomi Filipina (Pagasa).
Baca juga:
ISS Dihantam Meteor, Rusia Kirim Penyelamat
Meskipun dapat dilihat langsung dengan mata, masyarakat yang ingin melihat fenomena hujan meteor Bootids disarankan memakai alat bantu seperti teleskop atau binokuler.
Pasalnya, cahaya dari seperempat Bulan berpotensi menghalangi observasi fenomena tersebut. Selain itu, fenomena hujan meteor Bootids akan lebih baik diamati dari lokasi yang gelap tanpa polusi cahaya.
Dikutip dari unggahan Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa (ORPA) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), hujan meteor Bootids masuk kategori Hujan Meteor Minor Kelas III dengan intensitas 0-74 di Sabang, dan 0-52 di Rote Ndao.
Hujan meteor sendiri terjadi karena gaya gravitasi Bumi menarik batu-batuan yang berasal dari serpihan komet atau benda yang ada di luar angkasa. Ketika masuk ke Bumi, batu itu bergesekan dengan atmosfer.
Gesekan itulah yang menimbulkan panas sehingga memunculkan api atau pembakaran. Pembakaran tersebut menimbulkan cahaya yang menyerupai bintang jatuh.
Hujan meteor Bootids bukan satu-satunya fenomena antariksa yang terjadi di bulan Juni. Melansir unggahan akun Bosscha Observatory, sebelumnya sudah ada fenomena konjungsi Bulan-Saturnus (10 Juni), puncak hujan meteor Daytime Arietid (11 Juni), konjungsi Bulan-Jupiter (14 Juni).
Selanjutnya, ada gugus bola NGC 6397 (17 Juni), gugus terbuka M7 (20 Juni), solstis Juni (21 Juni), dan konjungsi Bulan-Venus-Mars (22 Juni).
Hujan meteor Bootids sendiri sudah bisa diamati mulai Rabu (27/6) sore hingga Kamis (28/6) pukul 01.56 WIB.
Sumber : CNN Indonesia
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3790 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1736 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang