Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Cara Membedakan Kesedihan dan Depresi, Jangan Dianggap Sepele
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Penyanyi asal Hong Kong Coco Lee meninggal dunia pada Rabu (5/7) usai mengalami koma akibat upaya bunuh diri. Penyanyi yang hit di era 1990-an itu mengalami depresi selama bertahun-tahun.
Depresi tak bisa dianggap sepele. Dalam kasus yang parah, depresi bisa berujung pada upaya seseorang untuk mengakhiri hidup.
Sayangnya, depresi kerap disamakan dengan kesedihan yang biasa. Padahal, keduanya berbeda. Penting bagi Anda untuk memahami cara membedakan kesedihan dan depresi.
Depresi adalah kondisi medis yang kompleks. Tak hanya memengaruhi kesehatan mental, tapi juga fisik.
Beda kesedihan dan depresi
Jangan sama ratakan kesedihan dan depresi. Pasalnya, kedua kondisi tersebut jelas berbeda.
Kesedihan adalah emosi normal yang dialami setiap orang saat dihadapi dengan situasi tertentu. Namun, kesedihan biasanya akan membaik saat seseorang telah meluapkannya dengan menangis atau bercerita melampiaskannya.
Sementara depresi adalah gangguan mental yang bisa berpengaruh terhadap kehidupan sehari-hari dalam jangka panjang.
Mengutip Medical News Today, salah satu cara membedakan kesedihan dan depresi adalah dengan memperhatikan berapa lama kondisi tersebut berlangsung.
Kesedihan biasanya berlalu seiring berjalannya waktu. Jika tidak berlalu, atau saat seseorang tak bisa menjalankan fungsi normalnya, maka itu bisa menjadi tanda depresi.
Jika suasana hari bertahan atau bahkan memburuk selama lebih dari dua minggu, maka Anda disarankan untuk berkonsultasi dengan ahli.
Gejala depresi yang jarang disadari
Kemiripannya dengan rasa sedih membuat gejala depresi juga menjadi kabur. Sering kali beberapa gejala depresi tak disadari.
Baca juga:
4 Langkah Mengatasi Depresi Pada Remaja
Untuk memahami lebih lanjut, berikut beberapa gejala depresi yang sering tak disadari, mengutip Healthline:
- kehilangan minat pada hal-hal yang sebelumnya disukai, termasuk penurunan gairah seks,
- rasa lelah yang meningkat tanpa alasan,
- sering sulit tidur atau terlalu banyak tidur,
- sering merasa cemas dan gelisah,
- emosi yang tidak terkendali,
- perubahan nafsu makan, bisa jadi malas makan atau terlalu banyak makan,
- sering mengkritik atau menyalahkan diri sendiri,
- kehilangan konsentrasi,
- keluhan fisik tanpa alasan seperti sakit punggung, masalah pencernaan, dan sakit kepala,
- sering memikirkan keinginan untuk bunuh diri.
Demikian penjelasan mengenai cara membedakan kesedihan dan depresi. Pahami perbedaan dari keduanya agar mendapatkan penanganan yang tepat.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2765 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2026 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1962 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1799 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun