Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Luapan Air Sungai Genangi Jalan di Jembrana, Kendaraan Diimbau Cari Jalur Alternatif
beritabali/ist/Luapan Air Sungai Genangi Jalan di Jembrana, Kendaraan Diimbau Cari Jalur Alternatif.
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Banjir yang melanda beberapa desa di Jembrana, Bali, menyebabkan gangguan serius dalam arus lalu lintas. Salah satu ruas jalan yang terdampak parah adalah jalan Denpasar Gilimanuk, tepatnya di Desa Gumbrih, Kecamatan Pekutatan.
Akibat derasnya arus air yang meluap, jalan tersebut sempat tidak dapat dilalui oleh kendaraan.
Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana Sabtu (08/07/2023) mengatakan, air dari sungai setempat meluap dan tidak mampu menampung debit air yang tinggi akibat curah hujan yang deras, Sehingga Air banjir tersebut melintasi jalan dan membuatnya tidak bisa dilalui oleh kendaraan.
Kendaraan yang melintas di sekitar area tersebut dengan bijak memilih untuk tidak memaksakan diri melewati jalan yang terendam banjir. Mereka memilih untuk menunggu air surut dan mencari jalur alternatif.
Petugas dari Polres Jembrana langsung turun ke lokasi untuk memberikan imbauan kepada pengguna jalan agar tidak memaksa diri untuk melintas.
"Kita himbau kepada masyarakat/ pengendara kendaraan untuk mencari jalan alternatif, atau jangan memaksakan diri untuk mencoba melintasi sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan," ungkapnya.
Setelah tiga jam, air mulai surut dan jalur lalu lintas Denpasar Gilimanuk kembali dapat dilalui. Namun, akibat kejadian tersebut terjadi kemacetan kendaraan hingga mencapai jarak 5 kilometer.
Banjir di Desa Gumbrih, Pekutatan, Jembrana, menjadi peringatan bagi pemerintah setempat untuk lebih memperhatikan sistem drainase dan tata ruang dalam upaya mencegah banjir yang serupa di masa mendatang.
Selain itu, penting bagi masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti himbauan dari pihak berwenang ketika menghadapi kondisi cuaca yang ekstrem seperti hujan deras.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2638 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2287 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan