Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 3 Juli 2026
Dua Nelayan Jembrana Hilang Dihantam Ombak di Perairan Yeh Embang
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Dua orang nelayan asal Banjar Kombading, Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, diduga hilang setelah dihantam ombak di perairan Desa Yeh Embang pada Sabtu (22/7/2023) sore. Tim penyelamat masih berusaha mencari keberadaan kedua nelayan tersebut.
Kasat Polairud Polres Jembrana, AKP I Nyoman Arnama Susanto, menyatakan bahwa proses pencarian terkendala oleh kondisi malam yang semakin gelap dan jarak pandang yang terbatas.
"Kami menerima laporan tadi, bahwa ayah dan rekannya belum kembali dari melaut. Tim pencari sudah turun, tapi cuaca yang tidak bersahabat dan jarak pandang menjadi kendala kita," ucapnya pada Minggu (23/7/23).
Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa dua nelayan yang hilang bernama Sugiyanto (50) dan Wagiyo (40). Mereka berangkat melaut sekitar pukul 09.00 WITA dengan menggunakan perahu masing-masing dari perairan Yeh Embang. Namun, sekitar pukul 13.00 WITA, cuaca tiba-tiba memburuk, sehingga mereka memutuskan untuk kembali ke Pengambengan.
Menurut keterangan seorang saksi bernama Ersad Fauzi (40), ia juga ikut melaut bersama Sugiyanto dan Wagiyo, namun menggunakan perahu yang berbeda. Ketika Ersad Fauzi berada di depan, ia menyadari bahwa perahu kedua rekannya tidak terlihat lagi sekitar pukul 16.30 WITA.
Cemas akan keadaan, Fauzi segera mencari Sugiyanto dan Wagiyo, tetapi karena cuaca semakin buruk, upaya pencarian tidak membuahkan hasil.
Setelah mencoba mencari dengan berbagai upaya, Fauzi akhirnya memutuskan untuk kembali ke Pengambengan dan memberitahukan kejadian ini kepada keluarga Sugiyanto dan Wagiyo. Keluarga dan pihak berwenang segera mengambil tindakan dengan melibatkan tim pencarian untuk mencari dua nelayan yang hilang tersebut.
Hingga berita ini ditulis, proses pencarian masih berlangsung dengan upaya maksimal meskipun terkendala oleh kondisi malam yang gelap dan jarak pandang yang terbatas.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 1372 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1076 Kali
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta, BPJS Kesehatan Catat Kinerja Positif
Dibaca: 446 Kali
CBR Tabrak Truk di Sibetan, Pemotor Tewas di Tempat
Dibaca: 352 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun