Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 18 Agustus 2026
Dua Nelayan Jembrana Hilang Dihantam Ombak di Perairan Yeh Embang
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Dua orang nelayan asal Banjar Kombading, Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, diduga hilang setelah dihantam ombak di perairan Desa Yeh Embang pada Sabtu (22/7/2023) sore. Tim penyelamat masih berusaha mencari keberadaan kedua nelayan tersebut.
Kasat Polairud Polres Jembrana, AKP I Nyoman Arnama Susanto, menyatakan bahwa proses pencarian terkendala oleh kondisi malam yang semakin gelap dan jarak pandang yang terbatas.
"Kami menerima laporan tadi, bahwa ayah dan rekannya belum kembali dari melaut. Tim pencari sudah turun, tapi cuaca yang tidak bersahabat dan jarak pandang menjadi kendala kita," ucapnya pada Minggu (23/7/23).
Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa dua nelayan yang hilang bernama Sugiyanto (50) dan Wagiyo (40). Mereka berangkat melaut sekitar pukul 09.00 WITA dengan menggunakan perahu masing-masing dari perairan Yeh Embang. Namun, sekitar pukul 13.00 WITA, cuaca tiba-tiba memburuk, sehingga mereka memutuskan untuk kembali ke Pengambengan.
Menurut keterangan seorang saksi bernama Ersad Fauzi (40), ia juga ikut melaut bersama Sugiyanto dan Wagiyo, namun menggunakan perahu yang berbeda. Ketika Ersad Fauzi berada di depan, ia menyadari bahwa perahu kedua rekannya tidak terlihat lagi sekitar pukul 16.30 WITA.
Cemas akan keadaan, Fauzi segera mencari Sugiyanto dan Wagiyo, tetapi karena cuaca semakin buruk, upaya pencarian tidak membuahkan hasil.
Setelah mencoba mencari dengan berbagai upaya, Fauzi akhirnya memutuskan untuk kembali ke Pengambengan dan memberitahukan kejadian ini kepada keluarga Sugiyanto dan Wagiyo. Keluarga dan pihak berwenang segera mengambil tindakan dengan melibatkan tim pencarian untuk mencari dua nelayan yang hilang tersebut.
Hingga berita ini ditulis, proses pencarian masih berlangsung dengan upaya maksimal meskipun terkendala oleh kondisi malam yang gelap dan jarak pandang yang terbatas.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4567 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2370 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2024 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1637 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1074 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun