Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Ukraina Bersumpah Terus Serang Crimea: Setop Logistik-Amunisi Rusia
BERITABALI.COM, DUNIA.
Ukraina bersumpah akan terus menyerang Crimea dan jembatan yang menghubungkan wilayah itu dengan Rusia demi memutus jalur logistik dan pasokan senjata pasukan Negeri Beruang Merah.
Menteri Pertahanan Ukraina, Oleksii Reznikov, mengatakan pasukannya akan terus menggempur berbagai titik di Crimea, termasuk depot amunisi dan Jembatan Kerch yang menjadi jalur logistik tentara Rusia.
"Semua target ini sah karena akan mengurangi kapasitas mereka [Rusia] untuk melawan kami, dan akan membantu menyelamatkan banyak nyawa warga Ukraina," ujar Reznikov dalam wawancara dengan CNN, Senin (24/7).
Dalam wawancara itu, Reznikov juga ditanya Ukraina memang ingin merusak permanen Jembatan Kerch atau tidak.
Ia kemudian menjawab, "Memutus alur logistik musuh merupakan taktik yang normal untuk menghentikan cara mendapatkan amunisi, menambah bahan bakar, makanan, dan lain-lain. Itulah alasan kami menggunakan taktik itu."
Dalam beberapa pekan terakhir, Ukraina memang menggencarkan serangan mereka di Crimea.
Pekan lalu, mereka menghancurkan sejumlah depot amunisi Rusia, sepekan setelah ledakan mengguncang Jembatan Kerch.
Meski demikian, Rusia juga melancarkan serangan besar-besaran di Odesa. Akibat serangan itu, sejumlah bangunan bersejarah dan infrastruktur pelabuhan yang merupakan penghubung penting untuk ekspor gandum Ukraina.
Gempuran ini digalakkan setelah Rusia menarik diri dari kesepakatan ekspor gandum yang seharusnya dapat menjamin ekspor biji-bijian dari Ukraina ke berbagai penjuru dunia di tengah perang.
"Pendekatan ini sangat absurd, tpai nyata dan ini membuktikan mereka [Rusia] merupakan negara teroris," tutur Reznikov.
CNN kemudian bertanya mengenai kemungkinan Ukraina menyerang kapal Rusia di Laut Hitam sebagai aksi balas dendam.
Reznikov lantas menjawab, "Kami mampu. Kami punya senjata seperti halnya yang dimiliki kapal Moskva dan jika mereka mengancam kami di Laut Hitam, kami harus merespons."(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3814 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1760 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang