Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 12 Mei 2026
Ngurah Muliawan, Mantan Birokrat yang Aktif di Adat Kini Ingin Mengabdi 'Ngaturang Ayah' di Legislatif
beritabali/ist/Ngurah Muliawan, Mantan Birokrat yang Aktif di Adat Kini Ingin Mengabdi 'Ngaturang Ayah' di Legislatif.
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Salah satu manfaat berorganisasi yang paling umum dirasakan adalah memperluas pergaulan dan mengasah kepemimpinan, inilah yang membuat Drs. I Gusti Kade Muliawan, MM tertarik terjun ke organisasi.
Organisasi pertama yang dimasuki adalah sebagai Pengurus Sekehe Teruna di Kelurahan Dauh Waru. Saat itu tahun 1983 dia dipercaya sebagai Bendahara hingga tahun 1988.
Berlanjut kemudian menjadi Sekretaris LPM Kelurahan Dauhwaru, menjadi Pengurus PERADAH (Perhimpunan Pemuda Hindu) Kabupaten Jembrana, menjadi Pengurus PUSKOR (Pusat Kordinasi Hindunesia) Kabupaten Jembrana, menjadi Pengurus Kertadesa Desa Adat Dauhwaru, menjadi pengurus PHDI Jembrana dan semenjak pensiun aktif sebagai Pengurus Pengempon Pura Jagatnatha.

“Ya saya memang suka berorganisasi, selain memperbanyak kenalan dan relasi juga belajar leadership,” ujar Gusti Kade Muliawan yang biasa dipanggil Ngurah Muliawan.
Bapak empat anak ini mengawali karir di Pemerintah Kabupaten Jembrana, dengan menjadi tenaga kontrak di Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Jembrana. Masih di dinas yang sama, tahun 1995 hingga 2003 menjadi Kasubsi Manajemen Usahatani Agribisnis.
Kemudian di tahun 2003, Ngurah Muliawan dipercaya menjadi Sekretaris Lurah Dauhwaru tahun 2003 hingga 2005 sekaligus merangkap sekretaris LPM hingga 2019. Karirnya kemudian berpindah ke Kantor Diklat Jembrana sebagai Kasi Pendidikan dan Pelatihan dari tahun 2005 hingga 2007.
Lalu tahun 2007 hingga 2009 dia dipindah ke Kantor PMD sebagai Kasi Pemberdayaan masyarakat. Sempat sebagai Kasi Rehabilitasi Hutan Dinas kehutanan, kemudian Ngurah Muliawan kembali ke Lembaga Pendidikan.
Sempat sebagai PLT. Kasi Pembina SMA dan Ka. TU UPT Dinas pendidikan prov Bali hingga tahun 2018, akhirnya pensiun di tahun 2023 sebagai Ka. Subag TU SMAN 1 Pekutatan.
“Karir saya memang lebih banyak dekat dengan masyarakat, baik di bidang pertanian, pemberdayaan masyarakat desa dan di bidang Pendidikan,” ujar Ngurah Muliawan yang merupakan alumni pasca sarjana Universitas Gajayana Malang.

Sejak pensiun sebagai PNS di tahun 2022, Drs. I Gusti Kade Muliawan, MM memantapkan diri bergabung dengan partai politik yaitu Partai Demokrat untuk menuju ladang pengabdian baru, jika terpilih sebagai anggota legislatif.
“Pengalaman saya di eksekutif menjadi modal saya untuk melanjutkan pengabdian baru jika terpilih menjadi anggota legislatif, saya mohon doa dan dukungannya,” pungkas Ngurah Muliawan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/adv
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1156 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 904 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 732 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 672 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik