Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 19 Oktober 2026
Rusia Sebut Tiga Drone Ukraina Serang Moskow
BERITABALI.COM, DUNIA.
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan tiga pesawat tak berawak Ukraina menyerang ibu kota Rusia, Moskow, pada Minggu (30/7) pagi.
Imbas serangan itu, bandara internasional Vnukovo sampai ditutup.
Baca juga:
Ukraina Klaim Pasukannya Segera Serbu Crimea
Dalam unggahan di Telegram, Kemhan Rusia menyebut satu drone Ukraina berhasil ditembak jatuh di pinggiran Moskow, sementara dua lainnya dilumpuhkan dengan "electronic warfare" hingga menabrak kompleks perkantoran.
"Pada pagi hari tanggal 30 Juli, upaya serangan teroris rezim Kyiv menggunakan kendaraan tak berawak (UAV) pada sejumlah objek di kota Moskow berhasil digagalkan," demikian keterangan Kemhan Rusia di Telegram, seperti dikutip AFP, Minggu (30/7).
"Satu UAV Ukraina dihancurkan di udara oleh sistem pertahanan udara di atas wilayah Odintsovo di Moskow. Dua drone lagi dilumpuhkan oleh electronic warfare dan setelah hilang kendali jatuh di wilayah kompleks bangunan non-perumahan Kota Moskow."
Wali kota Moskow Sergei Sobyanin juga mengatakan bagian luar sejumlah bangunan rusak ringan akibat puing drone. Meski begitu, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden tersebut.
Sementara itu, kantor berita pemerintah, TASS, melaporkan Bandara Vnukovo Moskow "ditutup untuk keberangkatan dan kedatangan" pesawat usai serangan. Penerbangan dialihkan sementara ke bandara lain.
Kendati demikian, kurang dari satu jam bandara tersebut tampak kembali beroperasi normal.
Ini merupakan serangan kesekian yang menargetkan ibu kota Moskow. Pada 24 Juli lalu, Ukraina juga menyerang Moskow hingga merusak sejumlah gedung.
TASS melaporkan satu drone jatuh di pusat bisnis Likhacheva Street yang terletak di dekat salah satu jalan lingkar utama Moskow.
Sementara drone lainnya jatuh di Komsomolsky Prospekt, kawasan yang dekat dengan Kemhan Rusia.
Gempuran ini sendiri terjadi tak lama setelah Ukraina bersumpah bakal membalas serangkaian serangan Rusia di Odesa, yang menghancurkan gedung-gedung bersejarah. Bombardir Rusia juga merusak infrastruktur pelabuhan Odesa, di mana hanggar tempat menyimpan gandum berdiri.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4488 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2112 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2029 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1646 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1490 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan