Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 2 September 2026
Rusia Sebut Tiga Drone Ukraina Serang Moskow
BERITABALI.COM, DUNIA.
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan tiga pesawat tak berawak Ukraina menyerang ibu kota Rusia, Moskow, pada Minggu (30/7) pagi.
Imbas serangan itu, bandara internasional Vnukovo sampai ditutup.
Baca juga:
Ukraina Klaim Pasukannya Segera Serbu Crimea
Dalam unggahan di Telegram, Kemhan Rusia menyebut satu drone Ukraina berhasil ditembak jatuh di pinggiran Moskow, sementara dua lainnya dilumpuhkan dengan "electronic warfare" hingga menabrak kompleks perkantoran.
"Pada pagi hari tanggal 30 Juli, upaya serangan teroris rezim Kyiv menggunakan kendaraan tak berawak (UAV) pada sejumlah objek di kota Moskow berhasil digagalkan," demikian keterangan Kemhan Rusia di Telegram, seperti dikutip AFP, Minggu (30/7).
"Satu UAV Ukraina dihancurkan di udara oleh sistem pertahanan udara di atas wilayah Odintsovo di Moskow. Dua drone lagi dilumpuhkan oleh electronic warfare dan setelah hilang kendali jatuh di wilayah kompleks bangunan non-perumahan Kota Moskow."
Wali kota Moskow Sergei Sobyanin juga mengatakan bagian luar sejumlah bangunan rusak ringan akibat puing drone. Meski begitu, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden tersebut.
Sementara itu, kantor berita pemerintah, TASS, melaporkan Bandara Vnukovo Moskow "ditutup untuk keberangkatan dan kedatangan" pesawat usai serangan. Penerbangan dialihkan sementara ke bandara lain.
Kendati demikian, kurang dari satu jam bandara tersebut tampak kembali beroperasi normal.
Ini merupakan serangan kesekian yang menargetkan ibu kota Moskow. Pada 24 Juli lalu, Ukraina juga menyerang Moskow hingga merusak sejumlah gedung.
TASS melaporkan satu drone jatuh di pusat bisnis Likhacheva Street yang terletak di dekat salah satu jalan lingkar utama Moskow.
Sementara drone lainnya jatuh di Komsomolsky Prospekt, kawasan yang dekat dengan Kemhan Rusia.
Gempuran ini sendiri terjadi tak lama setelah Ukraina bersumpah bakal membalas serangkaian serangan Rusia di Odesa, yang menghancurkan gedung-gedung bersejarah. Bombardir Rusia juga merusak infrastruktur pelabuhan Odesa, di mana hanggar tempat menyimpan gandum berdiri.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 380 Kali
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Dibaca: 276 Kali
Panahan Buleleng Raih 5 Emas di Kejurprov Bali
Dibaca: 206 Kali
Lomba Layang-layang Jembrana Disorot, Bupati Kembang Kecewa
Dibaca: 203 Kali
Benih Kerapu Bali Makin Laris, Ekspor Tembus Rp6,4 Miliar
Dibaca: 194 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman