Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 18 Juli 2026
Jasad ODGJ di Karangasem Ditemukan Mengering di Sungai
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Sesosok mayat ditemukan mengering di bantaran aliran Sungai Tukad Bias lereng Gunung Agung tepatnya di lingkungan Embung I, Banjar Dinas Batudawa Kaja, Desa Tulamben, Kubu, Karangasem pada Senin (31/7/2023).
Berdasarkan informasi yang diperoleh, jenazah tersebut pertama kali ditemukan oleh I Ketut Pica. Saat itu, lelaki berusia 37 tahun tersebut sedang mencari pakan ternak di sekitar lokasi secara tidak sengaja melihat sosok tubuh tergeletak di atas bebatuan pada alur sungai Tukad Bias.
Informasi penemuan tersebut langsung beredar luas di kalangan masyarakat, hingga akhirnya salah satu anggota keluarga mengenali sosok jenazah yang ditemukan yaitu seorang lelaki berusia 71 tahun bernama I Ketut Tubuh asal Banjar Dinas Kedampal, Desa Datah, Kecamatan Abang, Karangasem.
Kepada awak media, cucu korban, I Nyoman Rinda mengungkapkan bahwa sebelumnya kakeknya tersebut pergi meninggalkan rumah sejak 8 Juli 2023 lalu. Proses pencarian sempat dilakulan, bahkan sempat dilaporkan melalui kepala wilayah setempat namun tidak kunjung ditemukan.
"Sudah meninggalkan rumah sejak 8 Juli lalu, kita sempat lakukan pencarian tapi tidak ketemu, sudah dilaporkan juga. Sampai ada kabar penemuan jenazah tadi pagi, setelah kami sekeluarga datang ke lokasi penemuan ternyata benar bahwa mayat itu adalah kakek kami bernama I Ketut Tubuh,” kata Rinda.
Menurut Rinda, kakenya tersebut menderita Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) sejak lama. Atas penemuan tersebut, pihak keluarganya berencama untuk langsung menguburkan jenazah korban setelah diperiksa oleh pibak kepolisian dan tim medis yang datang kelokasi penemuan.
Semetata itu, Kapolsek Kubu, AKP. Ida Bagus Astawa membenarkan penemuan sosok mayat tersebut. Ia mengatakan posisi penemuan berada sekitar 3,5 kilometer dari pemukiman warga sehingga tidak ada yang tau. Kondisi jenazah saat ditemukan sudah mengering di atas bebatuan.
Untuk penyebab kematian korban sendiri belum diketahui secara pasti namun ada dugaan korban kelelahan. Selain itu sebelum meninggal dunia korban diduga sempat mandi disana dan mencuci pakaiannya karena disekitar lokasi ditemukan beberaoa pakaian korban yang sedang dijemur.
"Sepertinya sebelum meninggal korban ini sempat mandi dan mencuci pakaian, karena di sekitar korban ditemukan pakaian yang dijemur, kemungkinan karena lelah korban tiduran dia tas batu dan tak sadarkan diri hingga ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan tubuh yang telah mengering," jelas Astawa.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3722 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1399 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1337 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1262 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1100 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun