Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Lima Manfaat Terong Ungu, Cegah Penyakit Jantung Hingga Kanker
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Terong jadi salah satu makanan kaya nutrisi yang banyak tersedia. Ada banyak manfaat terong ungu yang bisa Anda dapatkan.
Terong adalah salah satu anggota dari keluarga tanaman nightshade. Terong juga kerap dijadikan sebagai sajian makanan di berbagai negara.
Meski kerap dianggap sebagai sayuran, namun secara teknis terong adalah buah. Pasalnya, terong tumbuh dari tanaman berbunga dan mengandung biji.
Terong juga sangat padat akan nutrisi. Terong mengandung banyak vitamin, mineral, dan serat. Berikut kandungan yang ditemukan dalam 82 gram terong:
- kalori 20
- karbohidrat 5 gram
- serat 3 gram
- protein 1 gram
- mangan 10 persen dari kebutuhan harian
- folat 5 persen dari kebutuhan harian
- kalium 5 persen dari kebutuhan harian
- vitamin K 4 persen dari kebutuhan harian
- vitamin C 3 persen dari kebutuhan harian
Manfaat terong ungu
Selain enak untuk disantap, terong juga memberi banyak khasiat bagi siapa pun yang mengunyahnya. Berikut di antaranya, mengutip Healthline.
1. Mencegah penyakit kronis
Selain vitamin dan berbagai mineral, terong juga mengandung senyawa antioksidan yang tinggi. Studi menemukan, antioksidan dapat membantu mencegah berbagai penyakit kronis seperti kanker.
Antosianin adalah senyawa antioksidan yang ditemukan dalam terong. Senyawa ini merupakan pigmen yang bertanggung jawab atas warna cerah yang dimiliki terong.
2. Menurunkan risiko penyakit jantung
Manfaat terong ungu lainnya adalah menurunkan risiko penyakit jantung. Manfaat ini juga didapat berkat kandungan antioksidannya.
Namun demikian, penting untuk dicatat bahwa hingga saat ini, bukti manfaat terong untuk penyakit jantung hanya terbukti dalam penelitian terhadap hewan dan tabung reaksi. Dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui pengaruh terong terhadap kesehatan jantung manusia.
3. Menjaga kadar gula darah
Kandungan serat yang tinggi membuat terong bisa membantu menjaga kadar gula darah. Serat dapat menurunkan gula darah dengan memperlambat laju pencernaan dan penyerapan gula dalam tubuh.
Penelitian lain menemukan bahwa polifenol yang ditemukan pada terong dapat mengurangi penyerapan gula dan meningkatkan sekresi insulin. Keduanya dapat membantu menurunkan kadar gula darah.
4. Menurunkan berat badan
Terong tinggi serat dan rendah kalori. Karena itu lah, terong jadi pilihan yang tepat bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan.
Serat bergerak melalui saluran pencernaan secara perlahan. Hal ini dapat meningkatkan rasa kenyang sekaligus membuat seseorang untuk mengurangi asupan kalori.
5. Melawan kanker
Selain kandungan antioksidan, senyawa tertentu pada kanker juga ditemukan punya potensi melawan sel kanker.
Misalnya saja solasodine rhamnosyl glycosides (SRGs). Nama terakhir merupakan senyawa yang ditemukan pada beberapa tumbuhan nightshade seperti terong.
Beberapa studi pada hewan menunjukkan bahwa SRGs dapat memicu kematian sel kanker dan menekan risiko kekambuhan jenis kanker tertentu.
Namun demikian, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui pengaruh berbagai senyawa dalam terong terhadap kanker pada manusia.
Demikian manfaat terong ungu untuk kesehatan. Semoga membantu.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2032 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1981 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun