Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 7 Mei 2026
Heboh Ada Piramida Misterius di Antartika, Apa Itu?
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sebuah piramida misterius muncul di Antartika. Kemunculan piramida ini terlihat dari aplikasi Google Earth.
Tampak, piramida tersebut diselimuti es bahkan memunculkan teori konspirasi yakni tentang adanya peradaban kuno yang membuatnya. Temuan ini berawal dari citra satelit yang melaporkan adanya penampakan puncak di bagian selatan Pegunungan Ellsworth Antartika.
Pegunungan Ellsworth adalah pegunungan tertinggi di Antartika. Pegunungan ini membentuk rantai pegunungan sepanjang 350 km dan lebar 48 km di sisi barat Rak Es Ronne di Marie Byrd Land.
Pegunungan ini ditemukan pada November 1935 oleh penerbang Amerika Serikat, Lincoln Ellsworth, dan ditetapkan dalam klaim teritorial Antartika Chile, sebagaimana dikutip dari Times of India.
Benar Piramida atau Hanya Pegunungan Alami?
Seperti yang diketahui, Benua Antartika tidak hanya lautan dan daratan yang datar dengan es, melainkan terdapat lanskap berupa pegunungan. Salah satu pegunungan di Antartika adalah Pegunungan Ellsworth yang memiliki suhu rata-rata -30 derajat Celsius.
Terkait teori yang beredar, pakar geologi yang dipimpin oleh Profesor Eric Rignot membantah spekulasi yang mengatakan ada piramida peninggalan peradaban kuno atau alien di wilayah pegunungan Ellsworth.
Bentuk puncak piramida yang menjadi perbincangan merupakan konvergensi gletser, yakni kejadian alami yang bisa terjadi di berbagai lokasi di seluruh dunia.
"Ini hanyalah sebuah gunung yang terlihat seperti piramida," ujar Eric Rigot, seorang profesor geologi di University of California.
Tapi, menurutnya, penemuan puncak gunung mirip piramida di Antartika ini tetap merupakan fenomena alam yang menarik.
"Pegunungan mirip piramida ini sebenarnya ada di jajaran Ellsworth, dan telah didokumentasikan dengan baik. Mereka juga dikenal sebagai 'tanduk', yang mendominasi daerah glasial, karena terbentuk dari konvergensi gletser yang menjelajahi sisi daratan yang ada," imbuhnya.
Dia menjelaskan, bentuk mirip piramida bisa terbentuk karena erosi melingkar tajam dari beberapa gletser yang menyimpang dengan titik pusat yang sama.
Selain itu, ada beberapa gunung lain yang juga berbentuk piramida di luar sana yang mendukung titik ini, termasuk Gunung Búlandstindur di Islandia dan Gunung Bordoyarnes di Kepulauan Faroe.
Jadi, misteri piramida yang dikaitkan dengan alien atau peradaban kuno di masa lalu, menurut peneliti yang sebenarnya adalah fenomena alam akibat erosi beku-cair yang membentuk puncak pegunungan hingga mirip piramida.(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 716 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 660 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 485 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 466 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik