Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Kelembaban Udara Tinggi Jadi Penyebab Hujan di Bali Dua Hari Ini
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Balai Badan Meteorologi Klimatologi (BBMKG) Wilayah III - Denpasar mengungkap penyebab terjadi hujan ringan hingga sedang secara tidak merata di sebagian besar wilayah Bali dalam 2 hari terakhir ini.
Hal ini disebabkan karena faktor lokal terkait dengan adanya kelembaban yang tinggi di lapisan bawah dan juga nilai SST yang hangat.
"Memang umumnya di musim kemarau akan lebih sering tidak terjadi hujan namun bukan berarti tidak ada potensi hujan sama sekali," ungkap Prakirawan Cuaca, BMKG Wilayah III - Denpasar, Putu Agus Dedy Permana, Jumat (18/8/2023) di Kuta, Badung.
Jika dilihat, kata dia, dari curah hujan dalam 2 hari masih belum cukup untuk menentukan apakah sudah termasuk tidak normal karena hujannya dalam kategori ringan - sedang,.
Namun, jika dilihat dari 4 UPT BMKG di Bali dan juga data radar secara umum terlihat bahwa sebagian besar wilayah Bali terkena hujan.
Adapun wilayah yang lebih banyak mengalami hujan yaitu Bali bagian selatan, tengah, dan timur. Hal ini karena wilayah tersebut cenderung memiliki kelembaban udara yang tinggi di lapisan bawah.
"Masih terdapat potensi hujan ringan terutama di Bali bagian tengah, timur, dan selatan. Untuk hari ini (Jumat/18/08/2023) masih berpotensi hujan, namun dengan intensitas yang lebih sedikit dibandingkan kemarin," cetusnya.
Ia mengimbau, masyarakat perlu mewaspadai dampak dari adanya hujan seperti genangan air dan juga pohon tumbang. Selain itu juga selalu memperhatikan informasi BMKG terkait cuaca dan iklim.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3810 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1756 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang