Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 16 September 2026
Kecelakaan Maut Bus Sugeng Rahayu Vs Eka Cepat di Ngawi, 3 Tewas
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kecelakaan maut terjadi antara Bus Sugeng Rahayu vs Bus Eka Cepat di jalur Ngawi-Madiun. Dua bus ini adu banteng.
Kecelakaan terjadi di Geneng, Ngawi, tepatnya di depan Puskesmas Geneng. Pantauan di lokasi, kecelakaan ini terjadi cukup parah. Kondisi dua bus mengalami ringsek. Bus yang kerusakannya cukup parah yakni Bus Sugeng Rahayu.
Saking parahnya, atap Bus Sugeng Rahayu sampai terlepas lalu tergeser hingga menyentuh aspal. Atap yang menyentuh aspal ini ada di bagian depan hingga tengah bus. Sementara bagian dalam bus langsung terlihat akibat atap ringsek ini.
Sedangkan Bus Eka Cepat juga ringsek parah. Bodi bus ringsek terhantam Bus Sugeng Rahayu. Tampak puing-puing bus yang berserakan di aspal.
Tak hanya itu, dari foto yang beredar, tampak sejumlah penumpang bergelimpangan di jalan. Penumpang tersebut terlihat terlempar ke aspal. Saat dikonfirmasi, Kasat Lantas Polres Ngawi AKP Achmad Fahmi Adiatma menyebut, ada tiga orang dilaporkan meninggal dunia.
"Kita masih olah TKP, sementara ada tiga orang yang meninggal dunia," kata Achmad dikutip detikcom, Kamis (31/8).
Dari informasi yang dihimpun, Bus Eka Cepat jurusan Yogyakarta-Surabaya mengalami adu banteng dengan Bus Sugeng Rahayu jurusan Surabaya-Yogyakarta. Kecelakaan ini terjadi Kamis (31/8) pagi menjelang subuh.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5388 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3448 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2282 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1067 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan