Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 15 Agustus 2026
Viral Turis Ngeseks di Depan Rumah Warga Kerobokan, Ini Tanggapan Polisi
BERITABALI.COM, BADUNG.
Viral video seorang pria Warga Negara Asing (WNA) dan seorang perempuan Warga Negara Indonesia (WNI) melakukan adegan seks di depan rumah warga di Bali .
Polisi masih menyelidiki peristiwa yang terjadi di kawasan Jalan Kayu Aya, Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali, pada Jumat (8/9).
Di video tersebut, terlihat seorang bule yang mengunakan kemeja putih dan seorang perempuan WNI yang berpakaian serba hitam terekam CCTV asyik berhubungan seks di depan rumah warga.
Kanitreskrim Polsek Kuta Utara Iptu Komang Juniawan mengatakan identitas sejoli itu belum diketahui.
"Belum diketahui (identitasnya), itu wilayah Kuta lokasinya," kata Iptu Juniawan, saat dikonfirmasi Senin (11/9).
Sementara, dikonfirmasi berbeda Kasubdit V Tindak Pidana Siber Ditreskrimsus Polda Bali AKBP Nanang Prihasmoko mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait video tersebut.
"Kami masih menyelidiki video tersebut," singkatnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Bambang Yugo Pamungkas bahwa terkait video yang viral masih dilakukan penyelidikan.
"Sementara masih lidik," ujarnya. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4529 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2341 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1989 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1605 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1047 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun