Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 16 September 2026
Diisolasi ASEAN, Myanmar Malah Dapat Jet Tempur Su-30 dari Rusia
BERITABALI.COM, DUNIA.
Menteri Perdagangan Myanmar Charlie Than mengatakan Naypyidaw telah menerima dua jet tempur jenis Su-30 dari Rusia.
"Dua pesawat telah dikirim," kata Than kepada kantor berita Rusia, RIA Novosti, di sela-sela Forum Ekonomi Timur pada Minggu (10/9).
Ini merupakan pengiriman pertama jet usai Rusia dan Myanmar menandatangani kontrak pengiriman enam jet tempur Su-30SME pada September 2022 lalu.
Jet tempur Sukhoi Su-30SME didesain untuk menyerang target udara musuh, melakukan pengintaian udara, melakukan pelatihan pilot, hingga melakukan aktivitas tempur, demikian menurut Rosoboronexport selaku eksportir senjata yang dikendalikan Kremlin.
Kementerian Pertahanan Rusia sejauh ini belum memberikan komentar terkait pengiriman jet.
Pengiriman ini sendiri dilakukan kedua negara meski Amerika Serikat telah memperingatkan bahwa dukungan Rusia bagi junta militer Myanmar tak bisa diterima dan dapat memicu situasi yang semakin tak stabil.
Menurut AS, pasokan senjata semacam ini bisa memicu konflik yang berkepanjangan di negara Asia Tenggara itu. Myanmar memang masih dihadapkan dengan krisis politik sejak junta militer melancarkan kudeta pada 2021 lalu.
Sejak kudeta berlangsung, bentrokan antara militer dan masyarakat sipil terus terjadi. Junta militer bahkan tak segan melancarkan serangan udara ke wilayah-wilayah pedalaman yang menjadi markas kelompok militan dan pemberontak hingga menewaskan ratusan orang.
Asosiasi Negara Asia Tenggara (ASEAN) sampai memboikot perwakilan junta Myanmar dalam setiap pertemuan sejak kudeta berlangsung, termasuk dalam dua pertemuan tingkat tinggi (KTT) di Jakarta selama 2023 ini.
ASEAN bahkan melewatkan Myanmar yang seharusnya menjadi ketua ASEAN pada 2026 dan menggantinya dengan Filipina.
Sementara itu, Rusia dan Myanmar sendiri memang punya hubungan yang cukup akrab.
Kepala junta Myanmar Min Aung Hlaing beberapa kali mengunjungi Rusia sejak 2021 bahkan menerima gelar doktor kehormatan. Menteri pertahanan dan diplomat top Rusia juga pernah mengunjungi Myanmar.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5487 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3474 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2310 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1113 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan