Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Tren Pasien Anak ISPA Meningkat, Ini Keluhan Yang Harus Diwaspadai
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Seiring polusi udara yang belum juga mereda, tren pasien anak yang masuk ke IGD terus meningkat. Ada beberapa hal yang harus diwaspadai saat anak terkena ISPA.
Dokter spesialis anak sekaligus ahli respirologi dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Madeleine Ramdhani Jasin menyebut, beberapa pasien anak di sejumlah RS bahkan sampai harus menunggu perawatan.
"Saya kerja di RS, itu kemarin IGD penuh dengan anak-anak, demam, batuk, pilek, sampai waiting list, waiting list," ujar Madeleine di Gedung Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak (KemenPPPA), Jumat (22/9), mengutip detikhealth.
Anak memang lebih rentan terkena infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Pasalnya, imunitas tubuh mereka yang belum sempurna.
Gejala yang harus diwaspadai
Salah satu gejala yang perlu diwaspadai pada anak adalah rasa sesak yang muncul. Dalam kondisi yang lebih parah, anak bisa mengalami pneumonia.
"Tanda bahaya pada anak pertama napasnya sesak, kemudian napasnya cepat lebih cepat dari usianya," ujar Madeleine.
Berikut detail napas cepat sesuai usia:
- 0-1 tahun: 30-60 napas per menit
- 1-3 tahun: 24-40 napas per menit
- 3-6 tahun: 22-34 napas per menit
- 6-12 tahun: 18-30 napas per menit
- 12-18 tahun: 12-16 napas per menit
- 19-59 tahun: 12-20 napas per menit
- 60 tahun ke atas: 28 napas per menit
Selain napas yang cepat, keluhan lain yang perlu diwaspadai adalah anak yang terlihat menarik napas sangat dalam. Kondisi ini terjadi karena gerakan paru berkurang.
Selain itu, Madeleine juga mengingatkan saat anak mengalami demam tinggi, lemas, dan tidak mau makan.
"Itu tanda bahaya. Jadi kita harus segera bawa ke rumah sakit untuk bisa dipastikan," pungkasnya.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5900 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4628 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2238 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan