Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Sandiaga Tak Jadi Cawapres Ganjar: Hati Teriris Tapi Muka Harus Tersenyum
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sekaligus Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sandiaga Salahuddin Uno mengaku hatinya teriris setelah tidak terpilih menjadi calon wakil presiden atau cawapres Ganjar Pranowo.
Hal ini karena sebenarnya Sandiaga adalah kandidat utama bakal calon wakil presiden Ganjar Pranowo yang didorong maju oleh PPP.
Namun di ujung jalan, PDIP sebagai pengusung utama Ganjar Pranowo sebagai calon presiden akhirnya memilih Mahfud MD sebagai cawapresnya. Sandiaga pun mengaku menerima keputusan tersebut meskipun hatinya teriris.
"GMPI ini ada singkatannya ni, ini bakal jadi quotes saya belajar dari Gus Romy (Muhamad Romahurmuziy). GMPI Ganjar Mahfud Pilihan Indonesia. Walaupun hati teriris. Itu bakal quote itu dari Gus Romy," ungkap Sandi di acara GMPI PPP seperti ditulis Jumat (20/10/2023).
Pernyataan Sandiaga lantas disambut gelak tawa para peserta GMPI PPP, termasuk pengurus DPP PPP. Sandiaga menegaskan dia menerima keputusan tersebut meskipun dengan hati teriris.
"Hati teriris tapi muka harus tersenyum. Insyaallah rezeki tidak akan kemana sesuai dengan ikhtiar," ucap Sandiaga.
Tak jadi Cawapres Ganjar, Sandiaga kini didapuk sebagai Dewan Pakar di Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD. (sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan