Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Sandiaga Tak Jadi Cawapres Ganjar: Hati Teriris Tapi Muka Harus Tersenyum
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sekaligus Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sandiaga Salahuddin Uno mengaku hatinya teriris setelah tidak terpilih menjadi calon wakil presiden atau cawapres Ganjar Pranowo.
Hal ini karena sebenarnya Sandiaga adalah kandidat utama bakal calon wakil presiden Ganjar Pranowo yang didorong maju oleh PPP.
Namun di ujung jalan, PDIP sebagai pengusung utama Ganjar Pranowo sebagai calon presiden akhirnya memilih Mahfud MD sebagai cawapresnya. Sandiaga pun mengaku menerima keputusan tersebut meskipun hatinya teriris.
"GMPI ini ada singkatannya ni, ini bakal jadi quotes saya belajar dari Gus Romy (Muhamad Romahurmuziy). GMPI Ganjar Mahfud Pilihan Indonesia. Walaupun hati teriris. Itu bakal quote itu dari Gus Romy," ungkap Sandi di acara GMPI PPP seperti ditulis Jumat (20/10/2023).
Pernyataan Sandiaga lantas disambut gelak tawa para peserta GMPI PPP, termasuk pengurus DPP PPP. Sandiaga menegaskan dia menerima keputusan tersebut meskipun dengan hati teriris.
"Hati teriris tapi muka harus tersenyum. Insyaallah rezeki tidak akan kemana sesuai dengan ikhtiar," ucap Sandiaga.
Tak jadi Cawapres Ganjar, Sandiaga kini didapuk sebagai Dewan Pakar di Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD. (sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2955 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2019 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun