Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 4 Agustus 2026
Armada Rachun Kembali Bangkit, Bantu Warga Difabel di Desa Kekeran
BERITABALI.COM, BULELENG.
Sebuah kelompok yang sempat tersohor pada era 70-an di Denpasar, bernama Armada Rachun kembali bangkit dengan beberapa anggotanya.
Kebangkitan Armada Rachun ditandai dengan bentuk aksi sosial. Salah satunya menyasar dan membantu saudara-saudara membutuhkan uluran tangan di Bali.
Baca juga:
Armada Racun, Geng Legendaris Kota Denpasar
Aksi sosial yang pertama ini menyasar warga difabel di Desa Kekeran, Kecamatan Busung Biu, Kabupaten Buleleng.
"Kami bersama-sama melakukan aksi sosial pertama ini dengan tujuan menjaga Bali salah satunya dengan membantu masyarakat yang membutuhkan khususnya menderita cacat fisik dengan memberi bantuan 2 unit kursi roda di Desa Kekeran, Kecamatan Busung Biu, Kabupaten Buleleng," jelas Ketua Armada Rachun, Batu Sumerta, Jumat (27/10/2023) di sela kegiatan tersebut.
Pengalian dana dalam aksi sosial ini melibatkan 16 anggota diperoleh dari beberapa sumbangan dan penjualan baju kaos Armada Rachun.
Baca juga:
Curi Motor, 2 Anggota Geng Dongky Ditangkap
"Kami tidak punya dana sementara hanya mengandalkan sumbangan-sumbangan serta menjual merchandise berupa baju kaos. Kita masih sepakat dan ingin menjaga Bali dengan baik. Kita lahir kembali untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang positif ke tengah-tengah masyarakat," ucapnya.
Batu menambahkan, dengan tetap menjaga kekompakan Armada Rachun, aksi sosial ini akan terus dilakukan ke depan dengan menyasar masyarakat yang membutuhkan bantuan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 511 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 391 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 368 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 313 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun