Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Jokowi Bertemu Relawan ABJ di Bali, Bahas Situasi Politik Nasional
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyempatkan bertemu dengan relawan Arus Bawah Jokowi (ABJ) di Bendega Resto, Denpasar, Bali, Selasa (31/10/2023).
Pertemuan yang digelar di sela-sela kunjungan kerja Jokowi di Bali ini membahas soal perkembangan politik nasional.
"Jadi Arus Bawah Jokowi diundang Pak Presiden dengan pengurus di Bali untuk ngobrol-ngobrol santai lah sambil makan siang tadi. Ada kunjungan beliau ke Bali kan. Lagi ada acara kemudian pas beliau jam makan siang ajak temen-temen diskusi dan ngobrol santai sambil bahas-bahas perkembangan lah nasional," kata Ketua Umum Relawan ABJ, Michael F Umbas kepada wartawan, Selasa (31/10/2023).
Dalam pertemuan itu, Jokowi menceritakan soal keakraban saat dirinya makan siang bersama tiga calon presiden (capres) yakni, Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan. Umbas menyebut Jokowi menilai bahwa politik seharusnya tak dibawa rumit.
"Ya itu Presiden bilang bahwa sebetulnya politik itu tidak mesti buat rumit dan dibuat saling bertentangan dan dengan situasi yang panjang ya antar semua kontestan. Juga disampaikan bahwa 'kemarin saya bisa ngobrol becanda-becanda dengan suasana keakraban yang sangat baik dengan semua capres' dan itu beliau menangkap niat baik semua kontestan sebetulnya baik," jelasnya.
"Jadi kalau semua ini bisa menyatu dengan, artinya persaingan itu tidak dibangun dalam suasana saling mempertajam dengan macam-macam apapun alasannya ya. Beliau ngomong itu, cerita tentang ini, 'kan kita semua masih Pancasila, masih NKRI gitu, masih Indonesia. Kita kan punya kecintaan yang tinggi pada Merah Putih' kata beliau (Jokowi)," sambung Umbas.
Umbas menyampaikan bahwa relawan ABJ sudah menyatakan dukungan kepada pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Pilpres 2024. Hal ini dikarenakan Gibran dianggap bisa memberikan jaminan untuk anak-anak muda.
"Ya masing-masing termasuk kami ini sudah menyatakan mendukung Prabowo-Gibran ya. Ya kami juga sampaikan ya ini juga aspirasi kami memutuskan mendukung. Terutama karena kami lebih kepada sosok Mas Gibran sebagai jaminan masa depan anak-anak muda. Kalau itu bisa terjadi dan ini kan akan membuka jalan lebar bagi politik anak muda," tutur dia.
Umbas menyebut tidak ada arahan dari Jokowi terkait Pilpres 2024. Menurut dia, Jokowi menghormati keputusan relawan ABJ yang memberikan dukungan ke Prabowo dan putra sulungnya.
"Pak Jokowi menilai 'ya saya hormati. Ya itu lah demokrasi. Walaupun kalian relawan saya kalian apa namanya punya sikap sendiri'. Walaupun tanpa ada arahan beliau," pungkas Umbas.
Dia menuturkan bahwa relawan ABJ bersyukur Gibran bisa menjadi cawapres 2024. Umbas mengatakan anak-anak muda harus diberikan kesempatan yang sama untuk memimpin.
Baca juga:
Jokowi Desak Gencatan Senjata Segera di Gaza
"Jadi kami bersikap dan berikan penegasan lagi kami, kan beliau beruntung ada sosok Mas Gibran ya sebagai anak muda yang potensial. Karena kalau kita nggak memberi kesempatan pada anak muda sama seperti orang mau kerja kan. Kapan dia bisa tahu kalau ada ini," kata dia.
"Dan presiden juga menyampaikan ya memang termasuk kepala daerah-kepala daerah pun di semua partai ya memang harus diberikan kesempatan sehingga bisa kepemimpinannya," imbuh Umbas.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2939 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2014 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun