Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Airlangga Jawab Kapan Gibran 'Dikuningkan': Tunggu Saja, Sabar
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto kembali angkat suara soal kabar putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka segera diumumkan sebagai kader resmi partainya usai keluar dari PDIP.
Airlangga tak menjawab tegas soal kabar Gibran sudah 'dikuningkan' seperti disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto. Namun, saat ditanya kapan Gibran resmi diumumkan sebagai kader, dia meminta publik menunggu dan bersabar.
"Tunggu saja, kita sabar, sabar, sabar saja," kata Airlangga usai perayaan hari ulang tahun Golkar ke-59 di kantor di kantor pusat partai, Slipi, Jakarta Barat, Senin (6/11).
Gibran pada kesempatan itu tak hadir setelah sempat dikabarkan akan dikukuhkan sebagai kader. Menurut Airlangga, ketidakhadiran Gibran karena sudah diwakili Prabowo Subianto sebagai bakal capres Koalisi Indonesia Maju (KIM), dan Presiden Joko Widodo.
Bukan hanya Gibran, Ketua Umum PSI, putra bungsu Presiden sekaligus adik Gibran, Kaesang Pangarep, juga tak hadir di puncak perayaan HUT Golkar.
"Kan sudah ada capres dan juga ada Pak Presiden, ini acara keluarga. Tidak semuanya harus lengkap," kata Airlangga.
Gibran sendiri menepis isu 'dikuningkan' atau bergabung dengan Partai Golkar.
"Enggak itu, enggak ada pembicaraan seperti itu," kata ini saat dikonfirmasi di Solo, Jawa Tengah, Selasa.
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto sebelumnya mengungkap tegas bahwa Gibran sudah bukan lagi menjadi bagian keluarga besar PDI Perjuangan setelah menjadi bakal cawapres mendampingi calon presiden Prabowo Subianto.
Hasto bahkan mengaku sudah menerima telepon Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto bahwa Gibran sudah dikuningkan.
"Kami sudah menerima telepon dari Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto bahwa Mas Gibran ini 'dikuningkan', di Golkar-kan maka otomatis Gibran karena mencalonkan bersama Prabowo sudah tidak menjadi bagian dari keluarga PDIP lagi," kata Hasto di Mataram, NTB, Minggu (6/11).(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3808 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1750 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang