Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Segini Besaran Gaji Pejabat Imigrasi Tersangka Pungli di Bandara Ngurah Rai
BERITABALI.COM, BADUNG.
Pejabat Kantor Imigrasi Bandara Ngurah Rai Bali Hariyo Seto ditetapkan menjadi tersangka pungutan liar atau pungli oleh Kejaksaan Tinggi Bali.
Kepala Seksi Pemeriksaan I Imigrasi Ngurah Rai itu diduga mendapat Rp5 juta sampai Rp6 juta per hari dari pungli.
"Telah berhasil diamankan uang sejumlah Rp100 juta yang diduga merupakan keuntungan tidak sah yang diperoleh dari praktik ini," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Bali Putu Agus Eka Sabana pada saat penangkapan, dikutip pada Jumat, (17/11/2023).
Sebagai pejabat imigrasi yang berstatus Pegawai Negeri Sipil di Kementerian Hukum dan HAM, Hariyo sebenarnya sudah memiliki penghasilan yang tetap setiap bulan. Selain gaji pokok, Hariyo juga mendapatkan tunjangan Aparatur Sipil Negara.
Gaji PNS diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 15 tahun 2019. Di dalam aturan itu, gaji pokok paling rendah untuk golongan I a dengan nilai Rp 1.560.800-Rp 2.335.800, dan tertinggi ada golongan IV yang berkisar Rp Rp 3.044.300-Rp 5.901.200.
Dikutip dari detik.com, Hariyo memulai kariernya sebagai abdi negara di Kemenkumham setelah lulus Fakultas Hukum Universitas Andalas dengan Program Studi Ilmu Hukum. Sebagai lulusan S1, Hariyo berhak menerima gaji golongan III yang berada di kisaran Rp 2.579.400-Rp 4.797.000.
Selain gaji, Hariyo juga berhak menerima tunjangan kinerja (tukin). Besaran tukin untuknya diatur dalam Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 10 Tahun 2021.
Menjabat sebagai Kepala Sub Bagian Keuangan, Hariyo diperkirakan berada di kelas jabatan 9 dengan besaran tukin senilai Rp 5.079.200 setiap bulannya. Dengan demikian, maka pendapatan Hariyo setiap bulannya dari gaji dan tukin diperkirakan berkisar antara Rp 7.658.600-9.876.200 per bulan.
Jumlah uang yang dibawa pulang Hariyo bisa lebih banyak, sebab dia juga berhak menerima tunjangan melekat lainnya seperti tunjangan istri dan anak, tunjangan makan, dan lainnya. (sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6019 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4692 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2664 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2350 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2244 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan