Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Tentara Israel Lempar Granat ke Masjid Tepi Barat Saat Bilal Azan
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang tentara Israel terekam melempar granat ke sebuah masjid di Tepi Barat, Palestina. Padahal, pada saat bersamaan, bilal di rumah ibadah umat Islam tersebut sedang mengumandangkan azan.
Dalam video berdurasi 18 detik yang viral di media sosial, tentara Pasukan Pertahanan Israel (IDF) itu terlihat meminta seseorang merekam aksi biadabnya melempar granat ke dalam Masjid Agung Budrus.
Saat itu, bilal masjid tengah mengumandangkan azan Subuh. Sang tentara lalu berjalan menuju pintu masuk masjid dan melempar granat ke dalam.
Selang beberapa detik kemudian, terdengar ledakan dari dalam masjid hingga membuat suara azan sontak berhenti.
Menanggapi aksi biadab tentaranya, IDF menyatakan pihaknya telah menskors sang prajurit.
"Ini adalah insiden serius yang bertentangan dengan nilai-nilai IDF," bunyi pernyataan militer Israel, seperti dikutip Arab News, Sabtu (18/11).
"Setelah mengetahui kejadian tersebut, tentara itu diskors dari jabatannya. Dia akan diselidiki secara menyeluruh dan disiplinkan sebagaimana mestinya," lanjut pernyataan itu.
Insiden ini diduga terjadi di Desa Budrus, Tepi Barat, berdasarkan nama masjid yang terlihat di dalam video.
Beberapa media Israel mengatakan peristiwa ini terjadi dua Jumat lalu. Namun, hal itu tidak bisa diverifikasi secara independen.
Situs web Al-Quds Al-Arabi mengutip ketua dewan desa, Nasser Marar, yang mengatakan insiden tersebut terjadi saat salat Subuh pada hari Jumat di Masjid Agung Budrus.
"Tentara itu melemparkan granat saat azan, sesaat sebelum jemaah mulai berdatangan ke masjid, merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap kesucian masjid," ucapnya.
Marar kemudian menambahkan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Aksi biadab Israel ini mencuat di tengah agresi keji Negeri Zionis di Jalur Gaza, Palestina, sejak 7 Oktober lalu.
Militer Israel menyerang fasilitas sipil secara membabi buta baik di darat dan udara hingga menewaskan 12.300 orang. Lebih dari 5 ribu di antaranya merupakan anak-anak.
Serangan ini sendiri bukan cuma terjadi di Gaza, melainkan juga di Tepi Barat. Baik pasukan militer maupun warga Israel yang menduduki wilayah ini tak henti-henti menyerang dan berkonfrontasi dengan warga sipil.
Pada Jumat (17/11), pasukan Israel dilaporkan menyerbu Kota Jenin, salah satunya menyasar Rumah Sakit Ibnu Sina. Menurut laporan Al Jazeera, puluhan tank dengan buldoser memasuki wilayah Tepi Barat dan merusak jalanan serta mobil.
Kementerian Kesehatan Palestina sejauh ini mencatat 212 orang meninggal dunia di Tepi Barat sejak 7 Oktober lalu.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3360 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 1143 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 799 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan