Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Palestina: Israel Ingin Musnahkan Kami dari Tanah Kami Sendiri
BERITABALI.COM, DUNIA.
Menteri Luar Negeri Palestina Riyad Al Maliki mengatakan Israel tengah berupaya memusnahkan kehadiran bangsa Palestina sepenuhnya dari tanah air mereka sendiri, menyusul agresi Tel Aviv yang kian membabi buta ke Jalur Gaza.
Pernyataan itu diutarakan Al Maliki dalam pertemuan tingkat tinggi diplomat dari negara Arab dan negara mayoritas Muslim di Beijing pada Senin (20/11).
"Israel berniat mengakhiri kehadiran rakyat Palestina di sisa-sisa tanah kami sendiri yang ada dalam sejarah," ucap Al Maliki seperti dikutip Al Jazeera.
Dalam rapat itu ada berbagai negara yang hadir seperti perwakilan dari Arab Saudi, Yordania, Mesir, Indonesia, hingga Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).
Pertemuan itu digelar untuk mendiskusikan cara-cara mengakhiri agresi Israel di Gaza dan meningkatkan tekanan pada negara Barat untuk menolak justifikasi Israel atas gempurannya ke Gaza dengan alasan mempertahankan diri.
Serangan hingga penyanderaan ratusan warga di Israel oleh Hamas pada 7 Oktober lalu memang menjadi pemicu agresi Israel ke Gaza yang masih berlangsung hingga hari ini.
Israel berdalih gempuran militernya ke permukiman, kamp pengungsi, bahkan rumah sakit itu dilakukan demi memusnahkan "teroris Hamas".
Selama ini, Israel beralasan Hamas menyembunyikan infrastruktur militer dan pusat komandonya di fasilitas publik seperti sekolah hingga rumah sakit.
Klaim tersebut sampai sekarang belum bisa dibuktikan sepenuhnya oleh Israel dan diverifikasi oleh lembaga internasional independen.
Meski begitu, negara Barat, terutama Amerika Serikat masih kekeh mendukung Israel yang menolak gencatan senjata.
Menurut Presiden Joe Biden, gencatan senjata di Gaza hanya akan memberikan peluang bagi Hamas untuk melancarkan serangan lanjutan ke Israel.
Per Senin (20/11), Kementerian Kesehatan di Gaza melaporkan korban tewas akibat agresi Israel sejak 7 Oktober lalu telah mencapai 13 ribu orang.
Sebanyak 5.500 korban tewas merupakan anak-anak, sementara itu sekitar 3.500 korban meninggal lainnya merupakan perempuan.
Saat ini, Israel bahkan semakin gamblang menargetkan rumah sakit di Gaza dalam agresi mereka. Setelah menggeruduk dan memporak-porandakan Rumah Sakit Al Shifa, kini militer Israel menyerang Rumah Sakit Indonesia di utara Gaza.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3878 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2408 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1932 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1793 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun