Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 18 Agustus 2026
81 Bencana di Bali Selama November 2023, Kerugian Capai Rp3,4 Miliar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali membeberkan data kejadian bencana yang terjadi di Pulau Dewata pada periode 1-30 November 2023. Sepanjang periode tersebut diketahui telah terjadi 81 kejadian bencana yang tersebar di 9 Kabupaten/Kota.
Adapun dampak yang ditimbulkan dari kejadian bencana tersebut antara lain korban meninggal 2 orang dan 2 luka. Sedangkan untuk kondisi bangunan terdampak di antaranya; 17 rusak berat, 5 rusak sedang, 5 rusak ringan, 1 sarana pendidikan, 11 sarana ibadah, 8 bangunan lainnya dan 6,88 Ha Luas area terbakar. Dari semua itu, BPBD mengestimasi total kerugian sebesar 3,4 miliar rupiah.
"Jumlah kejadian bulan ini menurun dibandingkan dengan kejadian bencana di Bulan Oktober lalu. Bencana Hidrometeorologi Kering seperti Kebakaran hutan dan lahan serta kekeringan menurun dari bulan sebelumnya, persentase 18,52% dan 11,11%," ungkap Kalaksa BPBD Bali, I Made Rentin, Rabu (6/11/2023) dalam keterangan resminya.
Namun, lanjutnya, kejadian bencana hidrometeorologi basah mulai meningkat, cuaca ekstrem yakni hujan disertai angin kencang sebesar 33,33% dan tanah longsor sebesar 8,64%. Kejadian tanah longsor di Desa Jehem, Bangli menyebabkan 2 orang meninggal dunia.
BBMKG Wilayah III Denpasar memperingatkan Potensi curah hujan rendah masih berpeluang terjadi pada sebagian besar Kabupaten/Kota se-Bali. Kondisi curah hujan rendah ini dapat mengakibatkan peningkatan peluang terjadinya Bencana Hidrometeorologi Kering seperti Kebakaran Hutan dan Lahan atau Kekeringan Lahan Pertanian.
Dasarian III Bulan November curah hujan sedang hingga tinggi patut diwaspadai di wilayah Bali Bagian Tengah. Pada periode ini wilayah berpeluang hujan ringan hampir merata di kabupaten/kota se-Bali. Kondisi ini mengakibatkan potensi terjadinya Bencana Hidrometeorologi Basah seperti Banjir, Banjir Bandang, Cuaca Ekstrem dan Tanah Longsor.
Sepanjang Bulan November 2023, BPBD Provinsi, BPBD kab/kota se-Bali, dan PMI telah mendistribusikan air bersih sedikitnya 1,5 juta liter ke wilayah-wilayah yang terdampak kekeringan di Kab. Buleleng, Jembrana, Bangli dan Karangasem.
"Waspadai potensi kekeringan dengan hemat penggunaan air bersih dan selalu pantau informasi cuaca dan iklim melalui kanal yang ada," ujarnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4569 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2372 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2027 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1637 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1074 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun