Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Tanggapan Mantan Bupati Gianyar Agus Mahayastra Usai Dilaporkan ke Polda
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Mantan Bupati Gianyar periode 2018-2023, Made "Agus" Mahayastra angkat bicara usai dilaporkan oleh LSM Garda Tipikor Indonesia (GTI) Pande Mangku Rata. Sebagai politikus, Agus menghargai langkah hukum pengaduan masyarakat (dumas) oleh LSM.
"Ini kami hargai. Namun fakta (kebenaran) nanti yang menjadi kunci," ujar Agus.
Dikatakan bahwa dirinya sudah biasa berhadapan dengan persoalan semacam itu. Apalagi dirinya sempat menjadi ketua DPRD Gianyar dan juga wakil bupati serta Bupati Gianyar.
"Seperti ini sering saya alami waktu duduk di ketua DPRD sampai bupati," jelas dia.
Dikatakan langkah yang diambil oleh Mangku Rata asal Beng, Gianyar merupakan hak setiap warga negara. "Itu haknya semua orang," jelas dia.
Sebelumnya, Mangku Rata telah ke Polda Bali melaporkan 8 poin dugaan pelanggaran tindak pidana yang dilakukan oleh Agus Mahayastra.
Dari 8 poin itu persoalan seputar pemerintahan Gianyar. Sesuai yang dilampirkan ke Polda Bali, yakni, persoalan dugaan seleksi Sekda Gianyar hingga dugaan pungutan ke pejabat Gianyar berupa potongan upah pungut hingga potongan ke tenaga kesehatan.
Poin terakhir, Agus yang merupakan mantan bupati diduga masih mengendalikan birokrasi di Gianyar.
Sementara itu, Mangku Rata menegaskan jika laporan yang dilayangkan tidak bermuatan politik. "Ini ada informasi dari masyarakat, kami teruskan selaku kontrol sosial," tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3366 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 1485 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 801 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan