Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 3 Juli 2026
Paus Sperma Mati Terdampar di Pantai Legian dalam Kondisi Membusuk
BERITABALI.COM, BADUNG.
Seekor paus mati terdampar di Pantai Legian pada Kamis, 7 Desember 2023. Warga sekitar dan pengunjung pantai ramai mengerubungi untuk menyaksikan satwa mamalia di laut tersebut.
Namun, sayangnya paus yang diketahui jenis sperma itu sudah dalam keadaan membusuk. Paus dengan panjang 10,6 meter dan bobot lebih dari 1 ton pertama kali terlihat di wilayah perbatasan Pantai Legian depan Bangunan Tower Peringatan Tsunami Arjuna.
Kepala Seksi Konservasi Wilayah (I) BKSDA Bali, Sumarsono mengatakan saat ditemukan kondisi kulit paus sudah rusak, kulit terkelupas, bagian usus keluar dan mengeluarkan bau busuk.
"Perkiraan paus ini sudah mati di tengah laut kisaran 3 sampai 6 hari lalu. Itu dari analisa kerusakan pada tubuh paus. Keterangan warga sehari sebelum paus terdampar sudah mencium bau busuk," terangnya.
Kata dia, karena kondisinya sudah membusuk, bangkai Paus ini langsung dikubur di Pantai Legian depan Bangunan Tower Tsunami Arjuna, Legian. Namun terlebih dahulu akan dilakukan kajian Ilmiah dengan mengambil sampel bagian sirip untuk diuji DNA.
Dari pengamatan Yayasan Bali Bersih, yang ada di lokasi, bangkai paus ini merupakan jenis paus sperma. Hal ini terlihat dari bagian gigi, kepala, tulang dagu sudah keluar dan sirip samping serta hidupnya memang ada di perairan Bali.
"Paus sperma memang satu kawanan atau satu grup. kemungkinan terpisah dari rombongan dan sonarnya rusak sehingga terdampar," tutup Sumarsono.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/maw
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 2668 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1077 Kali
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta, BPJS Kesehatan Catat Kinerja Positif
Dibaca: 477 Kali
CBR Tabrak Truk di Sibetan, Pemotor Tewas di Tempat
Dibaca: 389 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun