Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 18 Agustus 2026
Kronologi Pencurian Siang Bolong di Belayu Marga, Anak Disekap
BERITABALI.COM, TABANAN.
Kasus pencurian pada siang bolong terjadi di Banjar Dinas Umabian, Desa Peken Belayu, Kecamatan Marga, di rumah milik I Putu Gede Windhu Susila, 44 Selasa, (12/12) sekitar Pukul 14.00 WITA.
"Bahkan saat pencurian dilakukan pelaku membekap korban," ujar Kapolres Tabanan AKBP Leo Dedi Defretes.
Dari keterangan korban I Putu Gede Windhu Susila bersama istrinya Komang Yanti, saat peristiwa pencurian terjadi bahwa ia tak berada di rumah, lantaran sedang berjualan di Pasar.
Usai berjualan korban bersama istri pulang ke rumah di Banjar Umabian Desa Peken Belayu, Marga. Sesampai di rumah korban langsung mencari anak perempuannya bernama NPLPD, 17, tetapi sayang anaknya tidak ditemukan di rumah.
Korban dan istrinya yang memasuki rumah, sudah melihat pintu dalam keadaan terbuka. Kemudian saat memasuki kamar tidur, korban dan istrinya melihat keadaan lemari baju kondisi terbuka dan uang yang disimpan di dalam lemari juga hilang sebesar Rp 7 juta.
"Sedangkan anak korban NPLPD yang biasanya menunggu di rumah malah hilang," ujar Leo.
Korban dan istrinya yang memasuki rumah, sudah melihat pintu dalam keadaan terbuka. Kemudian saat memasuki kamar tidur, korban dan istrinya melihat keadaan lemari baju kondisi terbuka dan uang yang disimpan di dalam lemari juga hilang sebesar Rp 7 juta.
"Sedangkan anak korban NPLPD yang biasanya menunggu di rumah malah hilang," ungkapnya.
Panik dengan anak korban yang tidak ditemukan, sehingga korban melakukan pencarian kembali. Korban pun meminta tolong kepada tetangga dan keluarga untuk mencari keberadaan anaknya.
Akhirnya para tetangga juga ikut mencari, alhasil menemukan anaknya berada di belakang rumahnya di sebelah utara dalam keadaan tangan dan kaki terikat dan kepala dalam keadaan tertutup kain dibekap. Aksi pencurian dengan cara dibekap itu pun dilaporkan ke polisi korban.
"Pelaku itu tidak hanya mencuri uang, tetapi mencuri HP Oppo seri A3 yang tersimpan di dalam lemari," bebernya.
Modus operandi pelaku saat mencuri dengan cara membekap anak korban dengan kain serta mengikat kedua tangan anak korban dengan kain selendang warna kuning.
"Baru selanjutnya melakukan aksi pencurian. Pelaku diduga masuk melalui jendela rumah," ujarnya.
Saat ini polisi masih melakukan pendalam penyelidikan aksi pencurian dengan membekap korban.
"Kami masih mengumpulkan barang bukti dan saksi-saksi. Termasuk kami sudah melakukan olah TKP di lapangan," ujarnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4563 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2367 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2020 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1632 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1069 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun