Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 11 Agustus 2026
Dua WNA Aniaya Pegawai Salon di Bali Lantaran Uang Kurang Bayar Biaya Perawatan
BERITABALI.COM, BADUNG.
Warga Negara Asing atau WNA di Bali kembali berulah. Kalini ini dua WNA bernama Chansler Almetra (WN Amerika) dan Andrea Cristine (WN UK) menganiaya pegawai Ombre Nail Salon di Badung, Bali, usai tidak bisa membayar tagihan salon.
Peristiwa itu terjadi pada Kamis (14/12) pukul 06.30 WITA. Saat itu Almetra dan Cristine datang ke salon untuk melakukan treatment, namun uang mereka kurang sehingga terjadi keributan.
"Setelah melakukan treatment terlapor tidak mau membayar sesuai dengan tagihan. Saat keributan tersebut terjadi, korban Ni Kadek Lina Nopiyanti didorong oleh terlapor hingga terjatuh sedangkan korban Ni Luh Putu Mega Riantini, badannya digoncang-goncangkan," kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Jansen Aviatus Panjaitan dalam keterangannya, Minggu (17/12).
Kedua korban itu melaporkan kasus tersebut ke Polres Badung. Polisi melakukan penyidikan dan berhasil menangkap kedua pelaku.
Almetra dan Cristine ditangkap polisi di Bandara Ngurah Rai pada Sabtu (16/12). Mereka hendak meninggalkan Bali.
"Terduga pelaku berhasil dicegah ketika akan berangkat menuju ke Thailand," ujar Jansen.
Saat ini mereka masih diperiksa di Polres Badung. (sumber: kumparan)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4472 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2267 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1572 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1493 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1019 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun