Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 24 Juli 2026
Pemuda Tabanan Raih Juara Terbaik Lomba Patung Salju Internasional di Harbin Cina
BERITABALI.COM, DUNIA.
Satu lagi Pemuda atau Generasi Milenial Kabupaten Tabanan mampu mengharumkan nama Tabanan di kancah Internasional melalui prestasinya yang mampu meraih Juara Best Excellent (juara terbaik) di perlombaan Patung Salju "The 26th Harbin International Snow Sculpture Competition" yang berlangsung 6 Januari - 9 Januari 2024 di Harbin-China dan diikuti oleh 30 Negara serta melibatkan 120 seniman di seluruh dunia.
Pemuda hebat tersebut ialah salah satu Putra asal Kamasan, Desa Dajan Peken, Tabanan, I Gede Agustin Anggara Putra alias Gustin (23), bagian dari keluarga ST. Tri Wikrama, tergabung dalam Tim Indonesia 2. Dimana, Tim Indonesia diwakili oleh Himpunan Seniman Pecatu dan Bali Talent Artis yang memberangkatkan 2 Tim Indonesia, yakni Tim Indonesia 1 dan Tim Indonesia 2. Yang mana Tim Indonesia 1 juga meraih juara III di kompetisi yang sama dan menjadi suatu kebanggaan bagi kita semua warga Tabanan dan Indonesia pada umumnya.
Prestasi gemilang yang diraih oleh I Gede Agustin Anggara Putra menjadi bukti nyata, bahwa bakat dan dedikasi dari pemuda Tabanan mampu bersaing di tingkat internasional, membuktikan kemampuan luar biasa yang dimiliki oleh generasi muda Tabanan yang membanggakan. Dalam hal ini Pemerintah Daerah Kabupaten Tabanan berikan apresiasi dan dukungan penuh, sehingga akan menjadi dorongan lebih lanjut bagi generasi muda untuk terus berkarya, berprestasi, dan mengharumkan nama baik Tabanan serta Indonesia di panggung internasional
Untuk meningkatkan motivasi Pemuda di seluruh Tabanan pada khususnya dan mendorong semangat untuk lebih berprestasi lagi, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, selaku Kepala Daerah Kabupaten Tabanan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Gustin. Bahkan, hal tersebut diungkapkan Politisi asal Dauh Pala Tabanan ini di sela-sela kegiatannya pada Selasa, (9/1/2024). Prestasi dari Gustin diharapkan mampu meningkatkan semangat patriotisme para Pemuda Tabanan.
"Selaku Bupati Tabanan, kami sangat bangga atas raihan prestasi yang dicapai oleh I Gede Agustin Anggara Putra. Sungguh prestasi yang sangat luar biasa dan bukan sekedar pencapaian, namun hal ini adalah kebanggaan bagi Kabupaten Tabanan. Kebanggaan bagi Indonesia yang patut diberikan apresiasi serta dukungan agar terus mampu mencapai prestasi yang lebih tinggi kedepannya," ujar sanjaya.
Gede Agustin berharap kedepannya, pihaknya selalu mendapat dukungan dari Pemerintah Daerah agar lebih mampu mengoptimalkan prestasi, khususnya di bidang kesenian. Sehingga dapat sekaligus melestarikan budaya, memperkenalkan Budaya lokal ke kancah Internasional dan tentunya lebih mampu memberikan peluang baru dan dukungan pengembangan bakat yang dimiliki para seniman.
“Harapan saya pribadi untuk Pemda Tabanan bisa mensupport generasi milenial dalam berkarya, khususnya dalam melestarikan budaya dengan cara ikut berkompetisi ke Internasional yang dimana itu juga sekaligus memperkenalkan budaya yang ada di Bali karena support dari Pemda juga bisa meringankan pendanaan untuk bisa berangkat mengikuti kompetisi International. Jika ada kesempatan tahun depan, saya bisa ikut kembali menjadi anggota Tim Indonesia untuk bisa mengikuti kompetisi international," ujar Gustin.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Tabanan
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3807 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1475 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1462 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1411 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1311 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun