Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 4 September 2026
Kuliah di Malang, Mahasiswa Buleleng Tetap Rasakan Manfaat JKN
BERITABALI.COM, BULELENG.
Ketut Mulyahari Putri Agustin (21) merupakan peserta aktif Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) asal Buleleng, Bali yang sedang menempuh pendidikan di salah satu perguruan tinggi di Malang, Jawa Timur.
Ia mengaku telah merasakan manfaat JKN sejak awal menjadi peserta. Menurutnya, pelayanan di fasilitas kesehatan sudah baik dan langsung terasa dampaknya bagi generasi muda yang sedang fokus menempuh pendidikan di luar kota.
“Saya merasa sangat terbantu dengan adanya BPJS Kesehatan. Pelayanannya baik dan prosesnya juga jelas. Sebagai mahasiswa yang sedang merantau, saya merasa lebih tenang karena sudah terdaftar sebagai peserta aktif,” ungkapnya.
Sebagai peserta yang terdaftar di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) di Bali, Mulya sempat merasa khawatir saat melanjutkan studi ke luar daerah. Ia berpikir bahwa jarak antara Bali dan Malang akan menyulitkannya apabila sewaktu-waktu membutuhkan layanan kesehatan. Namun, kekhawatiran tersebut hilang setelah ia memahami sistem layanan JKN yang tetap dapat diakses lintas daerah sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain itu, ia juga memanfaatkan Aplikasi Mobile JKN untuk mempermudah akses layanan JKN. Melalui aplikasi tersebut, ia dapat mengecek status kepesertaan, melihat kartu digital, hingga memperoleh informasi terkait fasilitas kesehatan.
“Apilkasi Mobile JKN sangat membantu. Saya bisa cek sendiri status kepesertaan, lihat kartu digital, dan cari informasi tanpa harus datang langsung ke kantor. Semuanya bisa diakses lewat handphone. Dengan adanya Apilkasi Mobile JKN, saya jadi lebih mandiri. Kalau ada apa-apa, saya tidak panik karena informasi bisa saya akses kapan saja,” tuturnya.
Mulya juga menyampaikan bahwa memiliki jaminan kesehatan sangat penting, terutama bagi mahasiswa perantau yang jauh dari keluarga. Baginya, rasa tenang ketika berada di kota orang adalah hal yang sangat berharga. Tidak lupa ia juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya generasi muda dan mahasiswa untuk segera mendaftar sebagai peserta JKN dan memanfaatkan Aplikasi Mobile JKN.
“Sebagai anak rantau, saya tidak perlu khawatir kalau tiba-tiba sakit. Tapi karena sudah punya BPJS Kesehatan, saya merasa lebih terlindungi. Yang belum punya BPJS Kesehatan, segera mendaftar. Jangan tunggu sakit dulu baru daftar. Bagi yang sudah terdaftar, sebaiknya download Mobile JKN karena sangat membantu, apalagi buat kita yang tinggal jauh dari keluarga,” ungkapnya.
Editor: Redaksi
Reporter: BPJS Singaraja
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 2698 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 564 Kali
Kebakaran Gudang Rongsokan Sunset Road Diduga Dipicu Gas
Dibaca: 462 Kali
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Dibaca: 442 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman