Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Kuliah di Malang, Mahasiswa Buleleng Tetap Rasakan Manfaat JKN
BERITABALI.COM, BULELENG.
Ketut Mulyahari Putri Agustin (21) merupakan peserta aktif Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) asal Buleleng, Bali yang sedang menempuh pendidikan di salah satu perguruan tinggi di Malang, Jawa Timur.
Ia mengaku telah merasakan manfaat JKN sejak awal menjadi peserta. Menurutnya, pelayanan di fasilitas kesehatan sudah baik dan langsung terasa dampaknya bagi generasi muda yang sedang fokus menempuh pendidikan di luar kota.
“Saya merasa sangat terbantu dengan adanya BPJS Kesehatan. Pelayanannya baik dan prosesnya juga jelas. Sebagai mahasiswa yang sedang merantau, saya merasa lebih tenang karena sudah terdaftar sebagai peserta aktif,” ungkapnya.
Sebagai peserta yang terdaftar di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) di Bali, Mulya sempat merasa khawatir saat melanjutkan studi ke luar daerah. Ia berpikir bahwa jarak antara Bali dan Malang akan menyulitkannya apabila sewaktu-waktu membutuhkan layanan kesehatan. Namun, kekhawatiran tersebut hilang setelah ia memahami sistem layanan JKN yang tetap dapat diakses lintas daerah sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain itu, ia juga memanfaatkan Aplikasi Mobile JKN untuk mempermudah akses layanan JKN. Melalui aplikasi tersebut, ia dapat mengecek status kepesertaan, melihat kartu digital, hingga memperoleh informasi terkait fasilitas kesehatan.
“Apilkasi Mobile JKN sangat membantu. Saya bisa cek sendiri status kepesertaan, lihat kartu digital, dan cari informasi tanpa harus datang langsung ke kantor. Semuanya bisa diakses lewat handphone. Dengan adanya Apilkasi Mobile JKN, saya jadi lebih mandiri. Kalau ada apa-apa, saya tidak panik karena informasi bisa saya akses kapan saja,” tuturnya.
Mulya juga menyampaikan bahwa memiliki jaminan kesehatan sangat penting, terutama bagi mahasiswa perantau yang jauh dari keluarga. Baginya, rasa tenang ketika berada di kota orang adalah hal yang sangat berharga. Tidak lupa ia juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya generasi muda dan mahasiswa untuk segera mendaftar sebagai peserta JKN dan memanfaatkan Aplikasi Mobile JKN.
“Sebagai anak rantau, saya tidak perlu khawatir kalau tiba-tiba sakit. Tapi karena sudah punya BPJS Kesehatan, saya merasa lebih terlindungi. Yang belum punya BPJS Kesehatan, segera mendaftar. Jangan tunggu sakit dulu baru daftar. Bagi yang sudah terdaftar, sebaiknya download Mobile JKN karena sangat membantu, apalagi buat kita yang tinggal jauh dari keluarga,” ungkapnya.
Editor: Redaksi
Reporter: BPJS Singaraja
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5717 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2542 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2193 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2184 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan