Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 24 Juli 2026
Bupati Giri Prasta Resmikan Shortcut Canggu Tibubeneng untuk Urai Kemacetan
BERITABALI.COM, BADUNG.
Untuk mengurai kemacetan lalu lintas yang kerap terjadi di kawasan pariwisata Kuta Utara, Rabu (10/1) Bupati Badung Nyoman Giri Prasta meresmikan jalan shortcut Canggu Tibubeneng yang berlokasi di simpang Padonan.
Jalan ini memiliki panjang 335 m, lebar 8 meter, dilengkapi dengan pedestrian yang dibangun di atas tanah seluas 26 are. Menggunakan anggaran dana APBD perubahan 2023 sebesar Rp 6,2 miliar untuk proyek jalan dan Rp 25 miliar untuk pembebasan lahan, dengan waktu pengerjaan kurang lebih dua bulan.
"Ini merupakan salah satu program kami Pemerintah Kabupaten Badung untuk mengurai kemacetan. Kami pastikan setelah kita buka ini untuk kepentingan umum, lalu lintas jadi lancar tidak macet seperti saat ini," ujar Bupati Giri Prasta didampingi Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Sekda Wayan Adi Arnawa dan Kapolres Badung AKBP Teguh Priyo Warsono seusai memotong pita peresmian jalan shortcut Canggu Tibubeneng.
Saat itu dirinya juga menyampaikan terima kasih kepada para pemilik lahan yang telah memberikan dukungan penuh terkait dengan program shortcut Tibubeneng Canggu ini. Disampaikan bahwa sosialisasi pembebasan lahan untuk jalan shortcut ini mendapatkan waktu yang lama, namun waktu eksekusinya berjalan dengan cepat.
"Kita memang tidak diperbolehkan membangun flyover, kalaupun misal kedepan dibolehkan membangun flyover saya kira kemacetan gampang diurai. Setelah ini kita akan memperlebar jalan yang ada di Batubelig, Tunon Umalas menuju Berawa. Astungkara kita bisa segera lakukan itu sehingga betul-betul kawasan ini yang merupakan destinasi wisata kemacetannya bisa terurai," ucap Bupati Giri Prasta.
Saat ini, tambah Giri Prasta, Pemerintah Kabupaten Badung bersama Pemerintah Pusat tengah menyiapkan pembangunan LRT/MRT untuk mewujudkan sistem transportasi umum yang sustainable hingga seribu tahun kemudian.
"Besok tim Kabupaten Badung bersama tim Pemerintah Pusat akan datang dari Korea berkaitan dengan MRT. Kami sudah mohonkan untuk pembangunan MRT, kita harus memperhitungkan Bali 1.000 tahun kemudian, berawal dari satu tahun ini, untuk menyediakan sistem transportasi skala besar di bawah tanah. Semoga ini bisa ground breaking di bulan Januari ini, sehingga kemacetan di pulau Dewata bisa diurai yang diawali dari Kabupaten Badung, sehingga semua kabupaten mendapatkan fasilitas transportasi yang memadai," tutupnya.
Turut hadir jajaran Kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Badung, Camat Kuta Utara, Perbekel Tibubeneng beserta undangan lainnya.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Badung
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3806 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1473 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1461 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1410 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1310 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun