Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Netanyahu Masa Bodoh ICJ Soal Genosida: Tak Ada Yang Bisa Setop Israel
beritabali.com/cnnindonesia.com/Netanyahu Masa Bodoh ICJ Soal Genosida: Tak Ada Yang Bisa Setop Israel
BERITABALI.COM, DUNIA.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu masa bodoh terhadap sidang Mahkamah Internasional (International Court of Justice/ICJ) terkait dugaan genosida yang dilakukan negaranya terhadap warga Palestina di Gaza.
Netanyahu menyebut badan peradilan yang berbasis di Den Haag itu sekalipun tak akan bisa menghentikan operasi militer Israel di Gaza.
"Tidak ada yang akan menghentikan kami. Entah itu Den Haag, Poros Kejahatan, atau yang lainnya," kata Netanyahu dalam konferensi pers, Sabtu (13/1), dikutip dari AFP.
Poros Kejahatan yang disebut Netanyahu merujuk pada kelompok-kelompok dalam "poros perlawanan" di Lebanon, Suriah, Irak, dan Yaman.
Dalam kesempatan itu, Netanyahu juga bersumpah bakal terus melancarkan serangan di Gaza sampai mereka mencapai kemenangan.
"Adalah mungkin dan perlu untuk melanjutkan [serangan] sampai kami menang, dan kami (benar-benar) akan melakukannya," ujar dia.
Netanyahu menyatakan demikian setelah Mahkamah Internasional menggelar dengar pendapat pekan ini terkait gugatan Afrika Selatan bahwa Israel telah melakukan genosida di Gaza.
Sejak diluncurkan Oktober lalu, agresi Israel di Gaza telah menewaskan lebih dari 23.800 orang, dengan mayoritas anak-anak dan perempuan. Jumlah itu sama dengan satu persen dari total 2,3 juta warga Gaza sebelum agresi.
Israel sendiri hingga kini terus menyerang tanpa pandang bulu ke berbagai fasilitas sipil Gaza. Baik sekolah, rumah sakit, tempat ibadah, sampai kamp pengungsian terus menjadi target gempuran Zionis.
Baca juga:
Biden Tolak Dukung Taiwan Merdeka
Serangan-serangan Israel ini pun memicu kemarahan dari komunitas internasional. Kelompok-kelompok sekutu Hamas Palestina bahkan terang-terangan menyerang pasukan Zionis dan sekutu dari negara masing-masing.
Serangan itu salah satunya dilancarkan Houthi Yaman terhadap kapal-kapal di Laut Merah. Karena Houthi terus menyerang meski sudah diwanti-wanti AS, Washington baru-baru ini meluncurkan rentetan serangan mematikan terhadap milisi tersebut.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3878 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2450 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1937 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1794 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun