Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Netanyahu Masa Bodoh ICJ Soal Genosida: Tak Ada Yang Bisa Setop Israel
beritabali.com/cnnindonesia.com/Netanyahu Masa Bodoh ICJ Soal Genosida: Tak Ada Yang Bisa Setop Israel
BERITABALI.COM, DUNIA.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu masa bodoh terhadap sidang Mahkamah Internasional (International Court of Justice/ICJ) terkait dugaan genosida yang dilakukan negaranya terhadap warga Palestina di Gaza.
Netanyahu menyebut badan peradilan yang berbasis di Den Haag itu sekalipun tak akan bisa menghentikan operasi militer Israel di Gaza.
"Tidak ada yang akan menghentikan kami. Entah itu Den Haag, Poros Kejahatan, atau yang lainnya," kata Netanyahu dalam konferensi pers, Sabtu (13/1), dikutip dari AFP.
Poros Kejahatan yang disebut Netanyahu merujuk pada kelompok-kelompok dalam "poros perlawanan" di Lebanon, Suriah, Irak, dan Yaman.
Dalam kesempatan itu, Netanyahu juga bersumpah bakal terus melancarkan serangan di Gaza sampai mereka mencapai kemenangan.
"Adalah mungkin dan perlu untuk melanjutkan [serangan] sampai kami menang, dan kami (benar-benar) akan melakukannya," ujar dia.
Netanyahu menyatakan demikian setelah Mahkamah Internasional menggelar dengar pendapat pekan ini terkait gugatan Afrika Selatan bahwa Israel telah melakukan genosida di Gaza.
Sejak diluncurkan Oktober lalu, agresi Israel di Gaza telah menewaskan lebih dari 23.800 orang, dengan mayoritas anak-anak dan perempuan. Jumlah itu sama dengan satu persen dari total 2,3 juta warga Gaza sebelum agresi.
Israel sendiri hingga kini terus menyerang tanpa pandang bulu ke berbagai fasilitas sipil Gaza. Baik sekolah, rumah sakit, tempat ibadah, sampai kamp pengungsian terus menjadi target gempuran Zionis.
Baca juga:
Biden Tolak Dukung Taiwan Merdeka
Serangan-serangan Israel ini pun memicu kemarahan dari komunitas internasional. Kelompok-kelompok sekutu Hamas Palestina bahkan terang-terangan menyerang pasukan Zionis dan sekutu dari negara masing-masing.
Serangan itu salah satunya dilancarkan Houthi Yaman terhadap kapal-kapal di Laut Merah. Karena Houthi terus menyerang meski sudah diwanti-wanti AS, Washington baru-baru ini meluncurkan rentetan serangan mematikan terhadap milisi tersebut.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2606 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2261 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan