Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Israel vs Hizbullah Makin Sengit, Baku Tembak Sampai Bunuh Penyusup

Selasa, 16 Januari 2024, 08:36 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/cnnindonesia.com/Israel vs Hizbullah Makin Sengit, Baku Tembak Sampai Bunuh Penyusup

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DUNIA.

Pasukan Israel dilaporkan terlibat baku tembak dengan milisi Hizbullah di perbatasan dengan Lebanon pada Minggu (14/1).

Militer Israel mengklaim pasukannya juga membunuh empat milisi yang berupaya menyusup ke wilayahnya.

Menurut pernyataan Pasukan Pertahanan Israel (IDF), baku tembak terjadi ketika para personelnya sedang berpatroli di Har Dov sekitar kawasan perkebunan Sheebaa yang masih disengketakan Israel-Lebanon.

Pasukan Israel disebut melihat empat orang tak dikenal melepaskan tembakan ke arah mereka.

"Selama baku tembak, pasukan IDF turut melontarkan tembakan artileri dan mortir ke daerah tersebut," bunyi pernyataan IDF seperti dikutip IDF seperti dikutip Reuters.

Baku tembak ini terjadi kala ketegangan antara Lebanon dan Israel kian meningkat sejak agresi militer Tel Aviv ke Palestina berlangsung pada 7 Oktober imbas perangnya dengan Hamas.

Milisi Hizbullah, yang menguasai selatan Lebanon, ikut-ikutan menyerang Israel demi membantu Hamas dan membela Palestina.

Baku tembak ini juga terjadi di hari yang sama kala sebuah rudal dari Lebanon dilaporkan menerjang daerah utara Israel dan menewaskan perempuan 76 tahun dan putranya.

IDF menuturkan sebuah rudal anti-tank ditembakkan ke Kfar Yuval, sebuah area pertanian Israel yang berbatasan dengan perbatasan Lebanon. Rudal itu lantas menghantam sebuah rumah, menewaskan wanita tersebut dan putranya yang berusia 40 tahun.

IDF mengatakan pasukannya menyerang sasaran Hizbullah di Lebanon sebagai aksi balasan. Baku tembak lintas batas negara ini menjadi yang paling sengit antara Israel dan Hizbullah sejak keduanya berperang pada 2006.(sumber: cnnindonesia.com)
 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami