Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Bukan Hanya Iran, Turki Bombardir Wilayah Irak
BERITABALI.COM, DUNIA.
Turki meluncurkan serangan udara terhadap 23 target di dekat perbatasan selatan negara itu, yakni Irak utara dan Suriah utara, Senin (15/1).
Serangan itu diluncurkan pada hari yang sama gempuran Iran ke wilayah Erbil, Irak.
Serangan itu dimaksudkan untuk menetralkan kelompok Kurdi yang dilabel Turki sebagai teroris.
Kemenhan Turki menyatakan pihaknya telah melancarkan serangan udara terhadap sejumlah target di wilayah Metina, Hakurk, Gara, Qandil, dan Asos di Irak utara dan Suriah utara.
Militer Turki memulai serangan itu pada pukul 22.00 malam waktu setempat.
FOTO: Presiden Iran Ebrahim Raisi Bertemu Putin Bahas Genosida di Gaza
Dalam sebuah pernyataan, Kemhan Turki mengaku telah menghantam sejumlah fasilitas antara lain gua, tempat penampungan, depot amunisi, serta gudang-gudang.
Mereka melancarkan serangan untuk "menghilangkan serangan teroris terhadap Turki dan pasukan keamanannya dari Irak utara dengan menetralisir anggota kelompok teror PKK (Partai Pekerja Kurdistan) dan elemen teroris lainnya untuk memastikan keamanan perbatasan sejalan dengan hak bela diri Turki yang sah berdasarkan Pasal 51 Piagam PBB," demikian keterangan Kemhan Turki, seperti dikutip Anadolu Agency.
Baca juga:
iran-serang-markas-mossad-israel-di-irak-tewaskan-sultan-kurdi" target="_self" title="Iran Serang 'Markas' Mossad Israel di Irak, Tewaskan Sultan Kurdi">Iran Serang 'Markas' Mossad Israel di Irak, Tewaskan Sultan Kurdi
Pihak berwenang Turki menggunakan istilah "menetralisir" untuk menyiratkan bahwa teroris yang bersangkutan telah menyerah, terbunuh, atau ditangkap.
Serangan Turki ke Irak dan Suriah ini sendiri dilakukan setelah sembilan tentara Ankara tewas dibunuh pada Jumat (12/1) dalam bentrokan dengan PKK di Irak utara.
PKK sering bersembunyi di Irak utara untuk merencanakan serangan ke Turki. Kelompok ini juga memiliki cabang di Suriah yang dikenal sebagai Satuan Perlindungan Rakyat (YPG).
Pada April 2022, Turki meluncurkan Operasi Claw-Lock guna menargetkan tempat persembunyian PKK di wilayah Metina, Zap, dan Avasin-Basyan utara Irak di dekat perbatasan Turki.
Dua tahun sebelumnya atau pada 2020, Turki juga melakukan Operasi Claw-Tiger dan Claw-Eagle yang diluncurkan untuk membasmi teroris yang bersembunyi di Irak utara dan merencanakan serangan lintas batas ke Turki.
Pada Senin (14/1), Pasukan Garda Revolusi Iran juga mendadak menyerang sejumlah titik di wilayah Kurdi Irak. Mereka mengklaim menyerang markas spionase Israel, Mossad, di Erbil Irak.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5961 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4661 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2648 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2298 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2230 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan