Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
AS Bakal Kembali Masukkan Houthi Dalam Daftar Teroris Global
BERITABALI.COM, DUNIA.
Amerika Serikat akan kembali memasukkan kelompok bersenjata Houthi Yaman dalam daftar kelompok teroris global.
Rencana itu mengemuka setelah rangkaian aksi Houthi menyerang kapal-kapal kargo di Laut Merah saat agresi Israel ke Palestina, seperti dikutip dari CNN.
Houthi sebelumnya mengumumkan deklarasi perang terhadap Israel, AS dan sejumlah sekutu negara tersebut sebagai reaksi keras atas agresi negara Zionis di Jalur Gaza yang kini menewaskan 24 ribu orang.
Washington sempat mencabut kembali Houthi dari daftar kelompok teroris global pada Februari 2021.
Langkah itu diambil karena label tersebut dikhawatirkan AS justru mempersulit pengiriman bantuan kepada rakyat Yaman yang dilanda perang saudara sejak 2014.
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melaporkan saat itu bahwa krisis kemanusiaan di Yaman jadi yang terparah di dunia.
Yaman dilanda kelaparan hingga lebih dari 80 persen penduduknya amat membutuhkan uluran bantuan internasional.
Aksi Houthi 'mengganggu' jalur perdagangan dunia di Laut Merah saat ini pun membuat AS dan sekutunya mulai bertindak.
Setelah resmi menyerang basis-basis Houthi di wilayah Yaman melalui resolusi Dewan Keamanan PBB, Washington berencana mengembalikan milisi tersebut dalam daftar teroris global.
Rencana tersebut seiring dengan aksi-aksi Houthi yang semakin intens melakukan serangan dan membajak kapal-kapal komersial di Laut Merah. Milisi itu pun menyebut operasi itu sebagai bagian dari balasan atas agresi militer Israel di Jalur Gaza.
Sejak agresi Israel di Palestina pecah Oktober lalu, Houthi memang menggempur Zionis dan semua yang terkait dengan Israel untuk membantu perjuangan kelompok Hamas.
Hamas dan Houthi sama-sama kelompok milisi yang dibekingi oleh Iran, musuh bebuyutan AS dan Israel.
Agresi Israel di Jalur Gaza, sementara itu, sudah menewaskan lebih dari 24 ribu orang. Jumlah ini melebihi satu persen dari total populasi 2,3 juta warga Gaza sebelum agresi.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3790 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1736 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang